Umat Muslim Perbanyak Ibadah Sambut Lailatul Qadar di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan

- Kamis, 12 Maret 2026 | 01:40 WIB
Umat Muslim Perbanyak Ibadah Sambut Lailatul Qadar di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan

Ketiga, doa memohon keridhaan dan surga. "Allahumma inna nas'aluka ridhaka wal jannah, wa na'udzu bika min sakhatika wan nar..." Doa ini mengungkapkan harapan tertinggi seorang hamba: meraih cinta-Nya dan menghindari murka-Nya.

Keempat, doa agar dipertemukan kembali dengan Ramadhan. Ada rasa haru dan rindu yang tersirat di sini. "Allahumma laa taj'alhu aakhiril 'ahdi min shiyamina iyyahu..." Kita memohon diberi kesempatan lagi menikmati bulan suci, atau jika itu yang terakhir, semoga kita pergi dalam keadaan dicintai-Nya.

Lalu, bagaimana cara meraih malam istimewa ini? Rasulullah SAW sendiri memberi contoh nyata. Beliau benar-benar menggenjot ibadah di sepuluh hari terakhir. Aisyah RA menceritakan, Nabi akan mengencangkan ikat pinggang metafora untuk bersungguh-sungguh menghidupkan malam, dan membangunkan keluarganya untuk turut beribadah.

Amalannya beragam. Memperpanjang shalat malam adalah salah satunya. Malam-malam itu diisi dengan qiyamul lail, dzikir, dan doa hingga fajar. Bukan cuma sendiri, tapi bersama keluarga.

Kemudian, memperbanyak sedekah. Ibadah sosial ini menjadi penyeimbang dari ibadah ritual. Seperti diisyaratkan dalam Alquran, orang yang bertakwa itu adalah mereka yang berdoa dengan harap dan cemas, dan menafkahkan sebagian rezekinya.

Yang khas juga adalah i'tikaf. Berdiam di masjid untuk fokus beribadah. Nabi konon rutin melakukannya di sepuluh akhir Ramadhan sampai ajal menjemput. Aktivitasnya penuh dengan dzikir, baca Quran, dan shalat sunnah.

Tak ketinggalan, tilawah Alquran. Membaca kitab suci dengan khusyuk di malam-malam tenang menjadi amalan yang ringan namun besar pahalanya. Banyak yang merasakan ketenangan luar biasa saat melakukannya.

Intinya, sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah kesempatan emas. Sebuah sprint terakhir untuk mengumpulkan bekal sebanyak-banyaknya sebelum bulan penuh berkah ini pergi. Semoga kita semua bisa meraih kemuliaan Lailatul Qadar. Wallahu a'lam.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar