Yang bikin kesal, setelah keributan mereda, pasangan ini malah kabur membawa makanan yang sudah disiapkan. Mereka enggak bayar sama sekali! Dari rekaman, terlihat mereka membawa 11 bungkus makanan plus tiga minuman. Totalnya sekitar Rp530 ribu.
Seorang staf sempat mengejar sampai parkir untuk menagih. Tapi bukannya bayar, pelanggan malah mengancam akan melempar makanan jika terus ditegur. Akhirnya, mereka pergi begitu saja.
Belakangan, dua orang itu diketahui berinisial ZK dan ER. Kabarnya, mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka. Tapi ceritanya jadi berbelit justru setelah Nabilah, sebagai pemilik, mengunggah rekaman CCTV ke Instagram-nya. Video itu viral dan ramai diperbincangkan.
Namun begitu, beberapa bulan berselang, giliran Nabilah yang dapat masalah. Dia mengaku justru ditetapkan sebagai tersangka. Lebih parah lagi, selama lima bulan terakhir dia katanya didesak untuk mengakui bahwa rekaman CCTV yang diunggahnya adalah fitnah. Bahkan, ada permintaan uang sebesar Rp1 miliar.
Merasa terjepit dan enggak tahu lagi harus ke mana, Nabilah akhirnya minta tolong. Dia mengadu ke Komisi III DPR dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kini, semua mata tertuju pada perkembangan kasus ini. Pernyataan Itwasum Polri yang siap meluruskan fakta penyidikan juga dinanti-nanti. Banyak yang penasaran, bagaimana akhir dari kisah rumit yang satu ini.
Artikel Terkait
Doa Hari ke-17 Ramadhan: Momentum Mustajab untuk Mohon Ampunan dan Keberkahan
Babak Lima Besar Cahaya Muda Indonesia, Satu Peserta Akan Tersingkir
Tips Kelola THR Lebaran agar Tak Cepat Ludes dan Bermanfaat Jangka Panjang
Ibu Firdha Razak Duga Menantu Gunakan Guna-guna terhadap Rafi Ikhsan