Laporan Forensik Baru Duga Kematian Kurt Cobain Bukan Bunuh Diri

- Rabu, 11 Februari 2026 | 10:00 WIB
Laporan Forensik Baru Duga Kematian Kurt Cobain Bukan Bunuh Diri

Tak cuma itu. Catatan bunuh diri yang ditemukan pun dipertanyakan keaslian dan konteksnya. Gaya tulisan serta isinya dinilai tidak terlalu cocok dengan kondisi mental seseorang yang baru saja overdosis berat.

Namun begitu, klaim semacam ini sebenarnya bukan hal baru. Sejak 1994, teori alternatif selalu muncul silih berganti. Hanya saja, selalu mentah di hadapan kesimpulan resmi.

Otoritas setempat Kantor Pemeriksa Medis King County dan Kepolisian Seattle sampai detik ini bersikukuh. Mereka teguh pada kesimpulan awal: bunuh diri. Tidak ada bukti baru yang cukup kuat untuk membuka kembali penyelidikan, begitu kata mereka. Kasusnya tetap tertutup.

Cobain ditemukan meninggal di rumahnya di Seattle pada 5 April 1994. Kepergiannya di usia 27 tahun menjadi tragedi paling menyakitkan dalam sejarah musik modern, meninggalkan luka yang hingga kini masih terasa bagi jutaan penggemar.

Jadi, meski secara hukum kasus ini sudah selesai, laporan forensik terbaru ini seperti menyulut bara yang tak pernah padam. Ia menghidupkan kembali diskusi lama: apakah kita sudah tahu seluruh kebenaran di balik kematian ikon grunge itu? Atau masih ada potongan cerita yang sengaja atau tak sengaja tertinggal dalam gelap?

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar