Vokalis Element, Lucky Widja, Tutup Usia Setelah 4 Tahun Lawan TB Ginjal Langka

- Senin, 26 Januari 2026 | 08:15 WIB
Vokalis Element, Lucky Widja, Tutup Usia Setelah 4 Tahun Lawan TB Ginjal Langka

Jakarta diguncang kabar duka. Lucky Widja, vokalis band Element, tutup usia Minggu malam (25/1/2026) di RS Halim, Jakarta Timur. Ia baru berusia 49 tahun.

Perjalanan terakhirnya bukanlah hal yang mudah. Sudah sejak 2022, Lucky diketahui berjuang melawan penyakit yang tak biasa: TB ginjal. Penyakit ini perlahan menggerogoti tubuhnya, membuatnya rutin cuci darah dan badannya kian menipis dari hari ke hari.

Menurut sejumlah saksi, penyakit itu menyerang seluruh sistem saluran kencingnya. Kondisinya memang cukup langka.

Dalam sebuah percakapan yang terekam di kanal Youtube Ferdy Element, Lucky sendiri pernah bercerita dengan blak-blakan tentang perjuangannya.

"Gue kena sakit agak aneh, sangat jarang sebenarnya. Gue kena TB ginjal, tuberkulosis ginjal. Di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua. Jadi, semua saluran kencing ke bawah kena semua,"

Gejala awalnya? Sering pingsan. Itulah yang kerap membawanya bolak-balik ke rumah sakit, sebelum akhirnya dokter memastikan diagnosa yang mengejutkan itu.

Hasil pemeriksaan saat itu sungguh memprihatinkan. Kondisi ginjalnya sudah sangat parah. Satu ginjal menyusut, sementara satunya lagi membengkak. Sepanjang 2023, ia dikabarkan masih setia mengonsumsi obat-obatan TBC untuk melawan penyakitnya.

Namun begitu, perjuangan itu akhirnya berakhir. Kabar meninggalnya datang menghampiri pada Minggu malam itu juga.

Kini, sang musisi telah berpulang. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Jalan Haji Tholib Nomor 17 A, Kav.5, Cipete Utara, Jakarta Selatan. Menurut rencana, pemakaman akan dilaksanakan hari ini, Senin (26/1/2026), di TPU Jeruk Purut usai salat Dzuhur. Selamat jalan, Lucky.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar