Telat haid. Bagi banyak perempuan, dua kata itu langsung bikin deg-degan. Pikiran langsung melayang ke satu kemungkinan: hamil. Padahal, faktanya nggak selalu begitu, lho.
Menurut dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG, dokter spesialis kebidanan dan kandungan, keterlambatan datang bulan ini sebenarnya hal yang cukup umum. Penyebabnya bisa macam-macam, dan seringkali sama sekali bukan karena kehamilan.
“Haid terlambat itu tidak selalu menandakan kehamilan, apalagi kalau masih menggunakan kontrasepsi,” tegasnya.
“Yang paling sering terjadi kalau tidak haid lebih dari 35 hari adalah gangguan hormon,” tambah dr. Dinda dalam sebuah percakapan beberapa waktu lalu.
Nah, Lalu Apa Saja Pemicunya?
Gangguan hormon tadi bisa dipicu oleh hal-hal yang sering kita anggap remeh. Hidup sehari-hari kita ternyata punya pengaruh besar terhadap siklus bulanan. Stres yang berkepanjangan, misalnya. Atau olahraga yang terlalu berat sampai-sampai badan kelelahan.
Perubahan berat badan yang drastis entah naik atau turun juga bisa bikin hormon kacau. Begitu pula dengan kualitas tidur yang buruk. Pokoknya, tubuh kita ini sistemnya saling terhubung semua.
Faktor lain yang cukup dominan? Penggunaan alat kontrasepsi hormonal. Ini sering banget terjadi, termasuk pada ibu yang sedang dalam masa menyusui.
“Efek dari hormon kontrasepsi ini memang menekan terjadinya menstruasi,” jelas dr. Dinda.
“Alhasil, haid bisa terlambat atau bahkan nggak datang sama sekali.”
Jangan Buru-buru Ambil Kesimpulan Sendiri
Meski wajar merasa khawatir, dr. Dinda menekankan pentingnya untuk tidak melakukan self-diagnosis atau menduga-duga sendiri. Panik malah bisa bikin stres, yang ujung-ujungnya memperparah keadaan.
Langkah awal yang bisa dilakukan adalah mencoba lebih peka dan mencatat siklus menstruasi selama dua hingga tiga bulan berturut-turut. Amati polanya.
Kalau setelah itu siklus masih saja tidak menentu, atau malah makin kacau, baru saatnya kamu mencari pertolongan medis. Datanglah ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dengan begitu, akar masalahnya bisa ketahuan. Penanganannya pun jadi lebih tepat, dan kamu nggak perlu lagi dibayangi kekhawatiran yang berlebihan.
Artikel Terkait
Refa Ardhi Ungkap Kunci Sukses Jadi Kreator Konten: Bukan Viral, tapi Konsisten dan Punya Ciri Khas
Mantan Menkeu Chatib Basri Datangi Istana, Spekulasi Ekonomi Menguat
Rizky Billar Tempuh Jalur Hukum Lawan Tuduhan di Media Sosial
Amanda Manopo Ucapkan Terima Kasih kepada Penggemar Usai Lahirkan Putra Pertama