Ketika Cinta Takut Berlabuh: Mengurai Ketakutan akan Komitmen dalam Hubungan

- Jumat, 09 Januari 2026 | 13:06 WIB
Ketika Cinta Takut Berlabuh: Mengurai Ketakutan akan Komitmen dalam Hubungan

Rasanya nyaman, hangat, bahkan penuh gairah. Tapi begitu bicara soal "ke depan gimana?", tiba-tiba ada sesuatu yang mengunci. Bukan berarti tak ada cinta, lho. Justru kadang, karena sayangnya terlalu dalam, rasa takut untuk kehilangan atau terluka itu jadi begitu besar. Pengalaman gagal di masa lalu pun kerap jadi hantu yang mengintai. Alhasil, ketika hubungan mulai mengarah ke jenjang yang lebih serius, naluri pertama malah kabur. Inilah yang sering disebut commitment issue ketakutan untuk terikat dalam jangka panjang.

Intinya, seseorang bisa sangat menikmati kedekatan, tapi gelisah luar biasa saat obrolan mulai menyentuh arah, kepastian, dan masa depan. Komitmen dianggap sebagai risiko emosional yang mengerikan. Bukan karena tak sayang, tapi lebih karena pertahanan diri yang sudah dibangun kokoh.

Menurut Reshawan Chapple, PhD, LCSW, psikolog klinis asal Amerika Serikat, tanda-tandanya bisa beragam.

"Tanda-tanda orang yang takut akan komitmen di antaranya meliputi ketidakmampuan untuk menjalin hubungan yang serius, kesulitan membaca emosi dan melakukan penyesuaian dengan pasangan, sulit berkompromi, hingga ketidakmampuan untuk melihat diri sendiri dalam sebuah hubungan," jelasnya.

Mengenali Tanda-Tandanya

Yang paling kentara? Kecenderungan untuk menjaga segalanya tetap kasual. Hubungan terasa menyenangkan selama tak ada tuntutan soal "besok". Begitu ekspektasi muncul, semuanya terasa berat. Tak heran, banyak yang memilih mengakhiri hubungan justru ketika segalanya mulai serius, meski tak ada konflik besar sekalipun.

Di sisi lain, sikapnya terhadap pasangan seringkali terasa setengah-setengah. Secara fisik ia hadir, tapi secara emosional sulit dijangkau. Percakapan cenderung ringan dan selalu menghindar dari topik mendalam tentang perasaan atau masa depan. Coba dibahas serius? Responsnya akan mengambang, atau topiknya dialihkan dengan cepat.


Halaman:

Komentar