"Responsnya jauh lebih baik, bicaranya sudah lancar lagi, geraknya juga lebih lincah. Itu baru satu cerita," ujarnya.
dr. Fifin lalu menyebutkan contoh pasien lain. Ada yang kulitnya jadi lebih halus dan cerah. Ada juga yang sebelumnya sering susah tidur, sekarang jadi bisa istirahat dengan nyenyak.
Secara teknis, HBOT di Profira punya beberapa varian. Ternyata, terapinya nggak cuma satu jenis. Ada yang dikhususkan untuk penyandang autis, untuk perawatan wellness umum, untuk kebutuhan medis tertentu, bahkan untuk penyelam atau diver.
Chamber atau ruang terapisinya sendiri cukup luas, bisa menampung sampai lima pasien sekaligus dengan didampingi satu perawat.
Kehadiran layanan ini sekaligus jadi penanda spesial. Ia menandai ulang tahun ke-15 perjalanan Profira Clinic, berbarengan dengan Grand Opening cabang barunya di Pakuwon Square. Klinik terbaru ini menawarkan layanan lengkap, mulai dari perawatan rambut, wajah, hingga wellness yang menyeluruh.
Harapannya jelas. Seperti ditandaskan dr. Fifin, "Semoga Profira bisa jadi tempat andalan masyarakat untuk mendapatkan perawatan yang komplit dan, tentu saja, memuaskan."
Artikel Terkait
Shireen Sungkar Wakafkan Sumur di Gunung Kidul Atas Nama Vidi Aldiano
Kreator Konten Prank Jadi Debt Collector Pinjol Ilegal, Tawarkan Bunga 50 Persen
Kuasa Hukum Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV, Tapi Bantah Isinya Perzinaan
Hotel di Rest Area Trans Jawa Siap Layani Pemudik yang Butuh Istirahat