Dari Jerawat Bandel hingga Sukses Berbisnis Skincare, Ini Perjalanan Zima Salim Bachmid

- Jumat, 21 November 2025 | 12:00 WIB
Dari Jerawat Bandel hingga Sukses Berbisnis Skincare, Ini Perjalanan Zima Salim Bachmid
Kisah Zima Salim Bachmid

Jerawat dan bruntusan yang dulu menghiasi wajahnya, ternyata jadi awal cerita yang manis. Zima Salim Bachmid, perempuan 33 tahun dengan empat anak, kini bisa tersenyum melihat perjalanan bisnis skincarenya yang sudah menginjak usia lima tahun. Semua berawal dari permasalahan kulitnya sendiri yang tak kunjung membaik.

"Alhamdulillah sekarang sudah jalan lima tahun," ucap founder dr. BeSCa ini. Rasanya seperti baru kemarin memulai, padahal lika-likunya sudah cukup banyak dilalui.

Dulu, Zima sudah mencoba berbagai cara. Mulai dari perawatan kulit hingga produk-produk ternama, tapi hasilnya nihil. Jerawatnya bandel, tetap betah di sana. Hingga akhirnya, dia menemukan sebuah produk yang menjadi solusi. Titik balik itu yang kemudian mengubah arah hidupnya.

"Saya punya mimpi kecil untuk membantu perempuan punya kulit sehat dan percaya diri," tuturnya. Mimpi itulah yang mendorongnya untuk belajar, memproduksi sendiri, dan mulai berjualan dari rumah.

Tak disangka, produk yang diluncurkannya mendapat sambutan hangat. Zima juga dikenal tak pelit berbagi ilmu. Baginya, berbagi pengetahuan tentang perawatan kulit adalah bagian dari misi membantu sesama.

"Jangan pernah sepelekan soal pemakaian skincare," tegasnya. Kulit, menurut Zima, adalah aset berharga. Kita tak pernah tahu bagaimana kondisinya lima atau sepuluh tahun mendatang. Karena itu, merawatnya sejak dini adalah sebuah keharusan.

Ketekunannya membuahkan hasil. Produknya laris di pasaran, bahkan terus berkembang dengan kategori baru yang disesuaikan kebutuhan perempuan masa kini. Yang menarik, meski sudah lima tahun berjalan, Zima tetap konsisten berjualan secara online. Tidak ada toko fisik.

"Semuanya dikerjakan dari rumah," akunya. Keinginan untuk buka toko offline memang ada, tapi dia memilih untuk menundanya. "Sekarang saya masih harus mengurus keluarga, anak-anak juga masih kecil. Bahkan saya baru beberapa bulan yang lalu melahirkan anak keempat," tambahnya.

Perjalanan Zima membuktikan satu hal: meski dikerjakan dari rumah, asal dilakukan dengan hati dan ketekunan, keberhasilan bisa datang dari mana saja. Tak perlu tempat mewah atau modal besar. Cukup dengan niat tulus dan kerja keras, mimpi kecil pun bisa jadi kenyataan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar