Ekspor Industri Keramik Indonesia Tembus Rp 517 Miliar di Awal 2025
Kinerja ekspor industri keramik Indonesia menunjukkan tren positif. Berdasarkan catatan Kementerian Perindustrian, nilai ekspor pada periode Januari hingga Agustus 2025 mencapai USD 31 juta atau setara dengan Rp 517,98 miliar.
Pencapaian ini didukung oleh posisi Indonesia sebagai salah satu produsen keramik terbesar di dunia. Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil, Taufiek Bawazier, mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini berada di peringkat lima besar produsen keramik global dengan kapasitas produksi mencapai 625 juta meter persegi per tahun.
“Kami optimistis bahwa dengan dukungan investasi dan kebijakan yang tepat, Indonesia berpotensi naik peringkat menjadi empat besar produsen keramik dunia dalam waktu dekat,” ujar Taufiek.
Pertumbuhan dan Serapan Investasi yang Kuat
Dukungan terhadap sektor ini juga terlihat dari pertumbuhannya. Pada Kuartal II 2025, kelompok industri yang mencakup semen, keramik, dan pengolahan bahan galian nonlogam mencatat pertumbuhan yang signifikan sebesar 10,07 persen secara tahunan. Sektor ini tercatat sebagai salah satu subsektor dengan kinerja terbaik di dalam industri manufaktur nonmigas.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Buyback Anjlok Lebih Dalam
IHSG Dibuka Menguat ke 7.122,99, Sektor Konsumer dan Keuangan Dorong Pasar
Fed Pilih Tunggu dan Lihat Dampak Perang Iran Terhadap Inflasi
Harga Emas Menguat Dua Hari Berturut-turut, tapi Tertekan Ancaman Inflasi dan Suku Bunga