DataOn Gelar The 15th Annual HR Conference 2025, Soroti Tren AI untuk Pengembangan Karier
DataOn, penyedia solusi Human Resource Information System (HRIS) terkemuka di Asia Tenggara, baru saja menyelenggarakan The 15th Annual HR Conference 2025. Acara bertema 'Empowering People in a Complex Digital Future' ini berfokus pada kolaborasi sumber daya manusia di tengah percepatan digitalisasi.
AI sebagai Tren Utama Pengembangan Karier
CEO DataOn, Gordon Enns, dalam konferensi tersebut menegaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) akan menjadi tren utama dalam pengembangan karier karyawan ke depan. Menurutnya, HR modern harus bertransformasi dari sistem yang terfragmentasi menjadi platform yang menyatukan kejelasan, kelincahan, dan real-time insight.
"HR Technology akan semakin kompleks setiap tahunnya, dan AI adalah salah satu functionality yang utama," ujar Enns. Ia menambahkan bahwa dukungan AI menjadi tren penting, terutama dalam menghadapi berbagai isu makroekonomi yang dapat berdampak pada perkembangan karier.
Transformasi SDM dan Kompetensi Tenaga Kerja Indonesia
Konferensi yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai industri ini juga menampilkan pembicara kunci, termasuk Direktur Eksekutif Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK), Dharma Syahputra. Dharma menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia melalui digitalisasi SDM yang berkelanjutan dan berbasis nilai kemanusiaan.
Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli yang hadir menyoroti kebijakan nasional dalam menghadapi transformasi tenaga kerja. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, industri, dan penyedia teknologi sangat krusial untuk membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif.
"AI dan big data science menjadi skill set yang harus dimiliki tenaga kerja Indonesia. Saya berharap konferensi ini memotivasi praktisi untuk memberikan kontribusi terbaik," pungkas Prof. Yassierli.
Strategi Budaya Organisasi dan Penerapan AI
Pembicara dari kalangan korporat juga berbagi insights. Gemini Aryanto, Group Chief People & Culture Officer Kopi Kenangan, menjelaskan pentingnya budaya organisasi adaptif dengan menerapkan konsep H.O.P.E (Humanism, Openness, Proximity, Enthusiasm).
Sementara itu, Swasono Satyo, Chief Human Resources Officer Sinar Mas Mining, memaparkan evolusi dari adopsi AI menuju adaptive intelligence dalam strategi SDM. Teknologi AI, menurutnya, dapat membantu HR memprediksi kebutuhan tenaga kerja dan mengidentifikasi keterampilan masa depan.
Pengalaman Langsung dengan Teknologi HR Terkini
Sebagai bagian dari acara, peserta mendapatkan pengalaman langsung menggunakan teknologi SunFish HR Mobile melalui lima zona interaktif. Zona ini memungkinkan peserta merasakan fitur-fitur digital pendukung aktivitas HR, seperti digital onboarding, manajemen kehadiran, pelacakan kinerja, dan pengembangan karyawan.
Acara ini juga menampilkan panel discussion bertajuk 'Leading Transformation through Advanced HR Systems and Technology' yang menghadirkan para pemimpin transformasi SDM dari berbagai sektor terkemuka.
Dengan penyelenggaraan tahunan yang telah memasuki tahun ke-15, DataOn semakin memperkuat posisinya sebagai mitra strategis transformasi digital SDM di Indonesia.
Artikel Terkait
Merck Bagikan Dividen Rp123,2 Miliar, Laba Melonjak 59 Persen Sepanjang 2025
Wall Street Menguat di Awal Perdagangan, Optimisme AI dan Harapan Damai AS-Iran Jadi Pendorong
PT Segar Kumala Indonesia Alihkan Transaksi Impor ke Yuan China untuk Tekan Dampak Pelemahan Rupiah
Citra Tubindo Bagikan Dividen 21,78 Juta Dolar AS ke Pemegang Saham