Digitalisasi dan Inovasi Teknologi untuk Efisiensi
Selain fokus pada konektivitas, peningkatan di sektor logistik juga dilakukan melalui digitalisasi dan inovasi teknologi. Penerapan teknologi terkini khususnya di terminal kargo bertujuan untuk menciptakan efisiensi dalam pengelolaan dan pelayanan.
Kinerja Kargo yang Tumbuh Positif
Hasil dari berbagai transformasi ini terlihat dari kinerja kuartal ketiga 2025. Pada periode Januari-September 2025, InJourney Airports berhasil mencatatkan pertumbuhan dengan melayani pengiriman 1,1 juta ton kargo. Angka ini mengalami kenaikan 2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Rincian jumlah kargo tersebut adalah sekitar 800 ribu ton untuk kargo domestik dan 300 ribu ton untuk kargo internasional.
Lima bandara dengan lalu lintas kargo tersibuk hingga September 2025 adalah:
- Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang (511 ribu ton)
- Bandara Sentani, Jayapura (95 ribu ton)
- Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar (70 ribu ton)
- Bandara Juanda, Surabaya (58 ribu ton)
- Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali (49 ribu ton)
Ke depan, InJourney Airports berkomitmen untuk terus mengembangkan pelayanan guna meningkatkan efisiensi kargo udara. Perusahaan akan terus berupaya meningkatkan kontribusinya dalam mendorong efisiensi logistik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Artikel Terkait
Pembangunan Pabrik Baru SCNP di Bogor Capai 70 Persen
IHSG Anjlok 1,44%, Saham MSKY dan JAYA Melonjak di Atas 34%
Rupiah Menguat ke Rp16.759 Didorong Harap Perundingan AS-Iran
Saham Jantra Grupo (KAQI) Melonjak 21,9%, Jadi Top Gainer Bursa