Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Iqbal Shoffan Shofwan, juga menyoroti peran kemitraan ini. "Kolaborasi ini tidak hanya memperluas jangkauan produk Indonesia di pasar global, tetapi juga meningkatkan daya saing dan citra produk Indonesia di mata konsumen internasional," kata Iqbal.
Apresiasi dari Kedutaan Besar Swedia
Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Daniel Blockert, turut menyampaikan apresiasi terhadap langkah IKEA Indonesia dalam memberdayakan pemasok lokal. "Inisiatif ini menjadi wujud nyata kepercayaan kami terhadap kemampuan pengrajin dan produsen lokal di Indonesia," ujarnya.
Blockert juga menekankan bahwa kerja sama antara Swedia dan Indonesia di sektor investasi dan perdagangan terus berkembang, membuka potensi besar bagi pertukaran pengetahuan dan perluasan akses ekspor produk Indonesia ke pasar Eropa.
Dukungan untuk UMKM melalui Program Teras Indonesia
Selain bermitra dengan produsen berskala industri, IKEA juga mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta komunitas lokal melalui program Teras Indonesia.
Sejak diluncurkan pada 2017, program ini telah memberikan ruang bagi lebih dari 1.000 UMKM binaan untuk memasarkan produknya di area toko IKEA Indonesia tanpa dipungut biaya. Program ini mempertemukan semangat kreativitas lokal dengan jaringan ritel global IKEA.
Melalui berbagai inisiatif ini, IKEA Indonesia terus berkomitmen untuk menciptakan dampak ekonomi positif dan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, sejalan dengan visi perusahaan.
Artikel Terkait
Pemerintah Pacu Investasi Rp 2.175 Triliun untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6%
Wacana Gentengisasi Prabowo Hangatkan Harapan di Jatiwangi
Hexindo Raup Rp 6,71 Triliun, Tapi Laba Justru Tergerus
Menteri Keuangan Tegaskan: Tidak Akan Ada Lagi Burden Sharing dengan BI