Presiden RI Prabowo Subianto mendorong percepatan pembangunan jalur kereta api di luar Pulau Jawa untuk menekan biaya logistik nasional. Langkah strategis ini bertujuan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia dan memperluas konektivitas transportasi antardaerah.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo usai meninjau Stasiun Manggarai dan meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta pada Selasa (4/11). Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya jaringan kereta api lintas pulau sebagai tulang punggung konektivitas ekonomi nasional.
“Pembangunan kereta api akan kita perluas di Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Sulawesi. Dengan kereta api, biaya logistik dan biaya ekonomi akan turun. Daya saing kita akan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat akan terdongkrak,” tegas Prabowo.
Presiden telah menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, untuk segera menyusun masterplan pengembangan jaringan kereta api di luar Jawa. Rencana besar tersebut mencakup proyek strategis seperti Trans-Sumatra Railway, Trans-Kalimantan Railway, dan Trans-Sulawesi Railway.
Artikel Terkait
Gubernur Fed Stephen Miran Desak Pemotongan Suku Bunga Lebih Agresif Dukung Pasar Tenaga Kerja
Wall Street Menguat Didorong Pernyataan Trump Soal Iran, Teheran Bantah Klaim Kontak
TOWR Catat Laba Bersih Rp3,68 Triliun di 2025, Tumbuh 10,3%
Tiga Emiten Siap Bagikan Dividen Tunai Rp13,17 Triliun pada April 2026