Dari 11 sektor utama di S&P 500, sektor consumer discretionary mencatat kenaikan tertinggi, sementara sektor materials mengalami tekanan terberat. Musim laporan keuangan kuartal III 2025 masih berlangsung, dengan lebih dari 300 perusahaan dari indeks S&P 500 telah melaporkan kinerja. Data LSEG menunjukkan 83% perusahaan berhasil melampaui ekspektasi analis.
Kondisi Perdagangan dan Sentimen Pasar
Di New York Stock Exchange (NYSE), jumlah saham yang melemah melampaui yang menguat dengan rasio 1,34:1. Sebanyak 202 saham mencetak level tertinggi baru dan 142 saham menyentuh level terendah baru. Di Nasdaq, 1.799 saham menguat dan 2.887 melemah (rasio 1,6:1). Volume perdagangan mencapai 19,62 miliar saham, lebih rendah dari rata-rata 20 hari sebesar 21,11 miliar saham.
Saham AI: Penggerak Utama Pasar
Saham-saham terkait kecerdasan buatan kembali menjadi penggerak utama pasar. Nvidia Corp (NVDA) naik lebih dari 2%, sementara Amazon.com Inc (AMZN) melonjak lebih dari 4%. Namun, saham Nvidia sempat kehilangan momentum akibat kekhawatiran kebijakan perdagangan AS-China terkait ekspor chip AI seri Blackwell ke Tiongkok.
Prospek dan Laporan Keuangan Mendatang
Investor kini menantikan laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan besar untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai tren AI. Advanced Micro Devices (AMD) dan Palantir Technologies (PLTR) dijadwalkan melaporkan kinerja pekan ini. Lebih dari 100 perusahaan lainnya juga akan merilis laporan, termasuk Palantir yang mengumumkan hasilnya setelah penutupan perdagangan Senin waktu setempat.
Artikel Terkait
Investor Global Berebut Proyek PLTN 7 Gigawatt di Indonesia
PIPA Beringsut: Dari Pabrik Pipa PVC Menuju Ladang Minyak dan Gas
SOLA Kantongi Kontrak Rp14,72 Miliar untuk Perkuat Jalan Hauling Batu Bara di Sumsel
Emas Batangan Melonjak 29%, Perhiasan Tersisih di Tengah Gejolak Ekonomi