RAHASIA Di Balik Kesuksesan Wismilak: Inilah Para Pemegang Kendali Saham WIIM yang Sebenarnya!

- Kamis, 30 Oktober 2025 | 13:15 WIB
RAHASIA Di Balik Kesuksesan Wismilak: Inilah Para Pemegang Kendali Saham WIIM yang Sebenarnya!

Siapa Pemilik Saham WIIM? Profil Lengkap dan Struktur Kepemilikan Wismilak Inti Makmur

PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) merupakan emiten sektor barang konsumen primer yang bergerak dalam produksi produk tembakau. Perusahaan rokok ternama Indonesia ini didirikan tahun 1962 di Surabaya oleh empat pendiri: Lie Koen Lie, Tjio Ing Hien, Tjioe Ing Hwa, dan Oei Bian Hok.

Sejarah dan Perkembangan Bisnis WIIM

Awal beroperasi dengan nama PT Gelora Djaja, WIIM memulai produksi sigaret kretek tangan di Petemon, Surabaya dengan merek perdana GALAN. Tahun 1963 perusahaan meluncurkan merek ikonik Wismilak Kretek Special, kemudian mulai memproduksi sigaret kretek mesin pada 1989 dengan meluncurkan merek Diplomat.

PT Wismilak Inti Makmur sebagai perusahaan induk resmi berdiri tahun 1994. Saat ini WIIM mengoperasikan empat fasilitas produksi, empat sentra logistik regional, 22 area distribusi, dan 26 agen yang tersebar di seluruh Indonesia. PT Gelora Djaja kini berfokus sebagai produsen sigaret, sementara distribusi ditangani oleh PT Gawih Jaya. WIIM juga memproduksi cerutu dan filter rokok untuk kebutuhan komersial.

Struktur Kepemilikan Saham WIIM Terkini

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia per 30 September 2025, kepemilikan saham WIIM didominasi oleh empat pengendali utama:

  • Indahtati Widjajadi (Komisaris): 535,05 juta saham (25,48%)
  • Stephen Walla (Komisaris): 318,76 juta saham (15,18%)
  • Ronald Walla (Direksi): 319,15 juta saham (15,2%)
  • Sugito Winarko (Direksi): 153,38 juta saham (7,3%)

Kepemilikan publik (non-warkat) tercatat sebesar 667,95 juta saham atau 31,81% dari total saham terdaftar. Pemegang saham mayoritas WIIM merupakan pengendali perseroan.

Performas Keuangan dan Perdagangan Saham

WIIM melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada 18 Desember 2012 dengan melepas 629 juta saham pada harga Rp650 per saham, mengumpulkan dana segar Rp409 miliar. Pada kuartal III 2025, WIIM mencatat laba bersih Rp284,96 miliar (naik 37,32% year-on-year) dengan penjualan neto mencapai Rp4,6 triliun (tumbuh 34,34% year-on-year).

Dalam perdagangan Kamis, 30 Oktober 2025, saham WIIM ditutup menguat 11,34% pada level Rp1.375 per saham setelah dibuka di harga Rp1.240. Harga saham WIIM menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan 8,27% dalam satu bulan terakhir.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar