Wall Street Cetak Rekor Tertinggi, Didorong Saham Nvidia dan Microsoft
Seluruh indeks utama di Wall Street kembali mencatatkan rekor penutupan tertinggi baru pada perdagangan Selasa. Reli pasar saham ini dipicu oleh kenaikan tajam saham-saham teknologi, terutama Nvidia dan Microsoft, di tengah optimisme menuju rilis laporan keuangan perusahaan teknologi raksasa.
Lonjakan Dahsyat Saham Nvidia
Saham Nvidia Corp (NVDA.O) melonjak setelah CEO Jensen Huang mengumumkan dua berita positif. Pertama, rencana pembangunan tujuh superkomputer kecerdasan buatan (AI) untuk Departemen Energi AS. Kedua, Nvidia telah mengantongi pesanan chip AI senilai 500 miliar dolar AS. Selain itu, Nvidia juga menjalin kemitraan strategis dengan Nokia asal Finlandia untuk menggarap pasar komunikasi berbasis AI, semakin memperkuat posisinya di industri.
Microsoft Perkuat Posisi di OpenAI
Saham Microsoft (MSFT.O) juga menguat menyusul kesepakatan penting yang memungkinkan OpenAI, sang pembuat ChatGPT, melakukan restrukturisasi. Kesepakatan ini memberikan Microsoft kepemilikan 27 persen saham di OpenAI, mengukuhkan posisinya dalam persaingan teknologi AI.
Laporan Keuangan Teknologi Jadi Katalis Utama
Pasar kini memusatkan perhatian pada rilis laporan keuangan dari raksasa teknologi lain seperti Apple, Alphabet (Google), Amazon, dan Meta Platforms yang dijadwalkan pekan ini. Investor menanti panduan dan rincian belanja AI dari masing-masing perusahaan, yang dipercaya akan menjadi katalis utama pergerakan pasar saham ke depan. Seorang ekonom pasar menyatakan, "Momentum dan pendapatan mendorong pasar lebih tinggi."
Rincian Kinerja Indeks Saham
Berikut rincian kenaikan tiga indeks utama Wall Street:
- Indeks S&P 500: Naik 0,24% ke level 6.890,95.
- Indeks Nasdaq Composite: Melonjak 0,80% ke posisi 23.827,49.
- Dow Jones Industrial Average: Menguat 0,34% menjadi 47.706,65.
Saham Lain yang Ikut Menguat
Di luar sektor teknologi, saham United Parcel Service (UPS.N) naik setelah memproyeksikan pendapatan kuartal IV di atas ekspektasi. Rivalnya, FedEx (FDX.N), juga ikut menguat berkat laporan keuangan yang menunjukkan perbaikan margin di bisnis logistik. Secara keseluruhan, laba kuartal ketiga perusahaan-perusahaan di indeks S&P 500 diperkirakan tumbuh 10,5 persen.
Pasar Tunggu Sinyal The Fed
Pelaku pasar juga sedang menanti hasil pertemuan Federal Reserve yang diperkirakan akan mengumumkan pemangkasan suku bunga. Sinyal arah kebijakan moneter selanjutnya sangat dinantikan, terutama di tengah penundaan rilis berbagai data ekonomi penting akibat penutupan sebagian pemerintahan AS.
Artikel Terkait
BEI Pindahkan GOTO dan BELI ke Papan Pengembangan, 26 Saham Naik Kelas ke Papan Utama
Harga Emas Batangan di Pegadaian Turun saat Iduladha, Antam Terkoreksi ke Rp2,897 Juta per Gram
Chandra Asri Resmi Kelola Pelabuhan Cilegon Selama 56 Tahun
BEI Rombak Indeks Saham Syariah, Tujuh Saham Baru Masuk JII per Mei 2026