WSBP Selesaikan Pengiriman Beton Precast untuk Tol Akses Patimban Paket 2
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah secara resmi menyelesaikan suplai material beton precast untuk pembangunan Jalan Tol Akses Patimban Paket 2. Proyek ini merupakan bagian dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang vital.
Nilai Kontrak dan Produk yang Disuplai
Proyek yang dikerjakan oleh PT Waskita Abipraya KSO ini memiliki nilai kontrak mencapai Rp58,6 miliar. Dalam pengerjaannya, WSBP bertanggung jawab untuk menyuplai sebanyak 5.475 batang Spun Pile dan 30 batang PC U Girder.
Proses Produksi dan Jaminan Kualitas
Seluruh produk beton precast untuk proyek ini diproduksi di Precast Plant WSBP yang berlokasi di Karawang, Subang, serta beberapa plant lainnya. Proses produksi dilaksanakan dengan sistem pengawasan mutu yang ketat dan konsisten. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap produk memenuhi spesifikasi teknis dan standar kualitas tinggi yang diperlukan untuk struktur jalan tol.
Menurut pernyataan resmi dari Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, pada Rabu (22/10/2025), perusahaan memiliki pengalaman luas dalam menyuplai produk terbaik untuk berbagai proyek jalan tol di Indonesia. Untuk proyek Jalan Tol Akses Patimban Paket 2 ini, WSBP berhasil menyelesaikan seluruh pengiriman dengan kualitas yang terjamin.
Ketepatan Waktu dan Dampak Positif
Fandy juga memastikan bahwa hingga Oktober 2025, seluruh pengiriman beton precast untuk proyek ini telah diselesaikan sepenuhnya. Penyelesaian kontrak yang tepat waktu oleh WSBP berkontribusi dalam mempercepat proses penyelesaian jalan tol ini. Jalan Tol Akses Patimban nantinya akan menjadi akses vital menuju Pelabuhan Patimban yang terletak di Subang, Jawa Barat.
Dukungan Kapasitas Produksi dan Komitmen Perusahaan
Kapasitas produksi tahunan yang besar, didukung oleh jaringan Precast Plant dan Batching Plant yang tersebar di berbagai wilayah, memungkinkan WSBP untuk mendukung Proyek Strategis Nasional dengan tingkat efisiensi yang tinggi. Kekuatan inilah yang menjadi fondasi dalam mendukung pelaksanaan proyek infrastruktur berskala besar seperti Jalan Tol Akses Patimban.
Di luar aspek operasional, Fandy menegaskan komitmen WSBP dalam menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) dalam setiap aktivitasnya, termasuk pada proyek ini. Komitmen ini merupakan wujud nyata dukungan perseroan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur nasional tanpa mengorbankan kualitas.
Artikel Terkait
Harga Minyak Melonjak setelah AS Serang Target Iran di Selat Hormuz
IHSG Diprediksi Tertekan, Berpotensi Koreksi ke Kisaran 6.645-6.838
Wall Street Melemah, Reli Saham Teknologi Terhenti di Tengah Ketidakpastian Negosiasi AS-Iran
Wall Street Melemah, Reli Saham Teknologi dan Intel Terkoreksi