murianetwork.com.- Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengumumkan tingkat inflasi.
Hal itu diumumkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPS, Amalia Widyasanti, dalam rilis hari Selasa (2 Januari 2024).
Amalia menuturkan dalam rilis tersebut bahwa inflasi selama 2023 lalu adalah sebesar 2,61 persen.
Baca Juga: Detail Desain Apple iPhone 16 Pro Bocor, Seperti Apa Spesifikasi, Fitur dan Harga
Dikatakan bahwa inflasi sebesar 2,61 persen itu merupakan yang terendah sepanjang 20 tahun terakhir.
Di luar saat pandemi yaitu pada 2021, inflasi 2023 merupakan yang terendah sepanjang 20 tahun terakhir, ujarnya.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi terbesar terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau yaitu sebesar 0,81 persen.
Kelompok itu juga memberikan kontribusi sebesar 1,60 persen bagi tingkat inflasi secara umum.
Disebutkan oleh Amalia bahwa tingkat inflasi pada Desember 2023 tercatat sebesar 0,41 persen.
Inflasi sebesar 0,41 persen tersebut adalah lebih tinggi apabila dibandingkan dengan November 2023.
Baca Juga: Kapolda Jabar Meninjau Kondisi Pasca Gempa di Kabupaten Sumedang
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: hallo.id
Artikel Terkait
IHSG Menguat 0,66% di Awal Perdagangan, Sektor Energi Jadi Penggerak
Harga Emas Antam Turun Rp17.000 per Gram di Perdagangan Kamis
Harga Emas Dunia Melemah Tertekan Penguatan Dolar AS dan Aksi Ambil Untung
Harga Emas Pegadaian Menguat Kembali, Tembus Rp2,9 Juta per Gram