JPMorgan Pangkas Proyeksi Harga Emas Jadi USD4.500 per Troy Ons Akhir Tahun

- Minggu, 05 Juli 2026 | 21:50 WIB
JPMorgan Pangkas Proyeksi Harga Emas Jadi USD4.500 per Troy Ons Akhir Tahun

JPMorgan merevisi proyeksi harga emas tahun ini menjadi lebih rendah. Bank investasi global itu kini memperkirakan harga emas hanya akan mencapai USD4.300 per troy ons pada kuartal III dan USD4.500 per troy ons pada kuartal IV, jauh di bawah estimasi sebelumnya yang menyentuh USD6.000 per troy ons pada akhir tahun.

Revisi ini, menurut JPMorgan, lebih condong ke arah penurunan (downside), terutama jika Federal Reserve memutuskan menaikkan suku bunga lebih cepat akibat data ekonomi Amerika Serikat yang tetap kuat sepanjang sisa musim panas. Suku bunga yang lebih tinggi cenderung menekan harga emas karena investor beralih ke aset yang menawarkan imbal hasil lebih menarik.

Pada perdagangan Jumat, harga emas spot naik 1,3 persen menjadi USD4.174,21 per troy ons, setelah menyentuh level tertinggi sejak 23 Juni. Sepanjang pekan ini, harga emas telah menguat lebih dari 2 persen.

Meski demikian, JPMorgan tetap mempertahankan pandangan bullish untuk jangka panjang. Bank tersebut memperkirakan harga emas masih berpotensi melanjutkan kenaikannya pada 2027, didukung meningkatnya pembelian oleh bank sentral serta permintaan fisik yang menguat seiring faktor-faktor struktural yang terus mendorong akumulasi emas.

Untuk logam mulia lainnya, JPMorgan memperkirakan harga perak akan berada di kisaran USD60–USD65 per troy ons dalam periode proyeksinya, seiring normalisasi rasio harga emas terhadap perak dan meredanya kondisi pasokan fisik yang ketat seperti tahun lalu.

Sementara itu, harga platinum diperkirakan rata-rata mencapai sekitar USD1.800 per troy ons pada akhir 2026 dan meningkat menjadi sekitar USD1.950 per troy ons pada akhir 2027, didukung fundamental pasokan di Afrika Selatan. Adapun harga paladium diproyeksikan mencapai USD1.350 per troy ons pada akhir 2026, kemudian rata-rata berada di sekitar USD1.300 per troy ons sepanjang 2027, sejalan dengan pelemahan yang lebih luas di pasar logam mulia.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags