Seorang aktivis dan pemerhati politik, Benny Parapat, secara terbuka mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Langkah itu dinilai sebagai jalan keluar untuk meredakan ketegangan politik yang dipicu oleh polemik seputar ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo, ayah Gibran.
Dalam surat terbuka yang ditujukan kepada Gibran, Benny menyatakan bahwa berbagai kritik dan tudingan nepotisme yang menimpa Jokowi telah memicu perpecahan di ruang publik. Menurutnya, situasi ini tidak sehat bagi demokrasi dan persatuan bangsa.
Benny menekankan bahwa hubungan orang tua dan anak memang kuat, namun ketika keberhasilan seorang anak menjadi sumber perdebatan, hal itu menjadi ujian bagi seluruh keluarga. Ia menilai bahwa pengaruh Jokowi dalam proses politik yang mengantarkan Gibran menjadi wapres telah menuai kritik, yang kemudian meluas hingga ke isu pendidikan dan ijazah Jokowi.
"Sebagai seorang anak, tentu melihat orang tua terus menjadi sasaran kritik dan penghinaan bukanlah hal yang mudah. Karena itu, saya mengajak Mas Gibran untuk mempertimbangkan langkah-langkah yang menurut hati nurani paling baik bagi keluarga, bangsa, dan negara," tulis Benny dalam suratnya.
Benny menyebutkan tiga dampak positif jika Gibran memilih mundur: menjaga kehormatan keluarga dengan mengutamakan nilai kekeluargaan di atas kekuasaan, meredakan polarisasi masyarakat sehingga ruang publik kembali sehat, serta membangun citra sebagai pemimpin muda yang berani mengambil keputusan moral demi kepentingan bangsa.
Ia menegaskan bahwa usulan tersebut bukan didasari permusuhan atau kebencian, melainkan kepedulian terhadap persatuan. "Apa pun keputusan yang diambil tentu merupakan hak dan tanggung jawab Mas Gibran. Saya hanya berharap setiap langkah yang ditempuh selalu mengutamakan persatuan bangsa, penghormatan terhadap orang tua, serta kepentingan rakyat Indonesia," pungkasnya.
Artikel Terkait
Safari Politik Jokowi ke Jateng, PDIP Peringatkan PSI Jangan Sombong
Dokter Tifa Seret Nama Jokowi ke Ranah Internasional Lewat Cuitan Ijazah Palsu
Muhammad Said Didu Uraikan Akal Sehat di Balik Polemik Ijazah Jokowi
Safari Budaya Jokowi Disorot: Kritik Tajam Rizal Fadhillah soal Simbol Kepala Kerbau