Kasus dugaan ijazah palsu yang melibatkan Presiden Joko Widodo kembali mencuat setelah cuitan kontroversial Dokter Tifa di media sosial X masuk dalam dakwaan jaksa penuntut umum. Dalam unggahannya, Dokter Tifa mendesak agar persoalan ini dibawa ke forum internasional dengan melibatkan lembaga seperti INTERPOL dan pakar digital forensik dari Berkeley.
“Sudah waktunya soal ijazah palsu dan skripsi palsu dibawa ke ranah internasional. Karena ini bukan sekedar soal pemalsuan yang dilakukan koruptor kelas dunia versi OCCRP. Ini adalah skandal politik terbesar di Indonesia,” tulis Dokter Tifa dalam akunnya, sebagaimana dikutip dalam dokumen dakwaan.
Ia juga menyebut kemungkinan menggandeng INTERPOL Digital Forensic National Center for Media Forensic, Berkeley Digital Forensic US, serta media internasional seperti BBC, CNN, dan Al Jazeera untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Menanggapi cuitan itu, Gufroni, SH dari LBH AP PP Muhammadiyah menduga bahwa unggahan tersebutlah yang membuat Presiden Jokowi murka atau bahkan panik. “Saya menduga bahwa cuitan itu yang membuat Jokowi murka atau bisa jadi panik karena khawatir kasus ijazahnya bisa diperiksa di lembaga internasional,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Istana Kepresidenan maupun pihak terkait lainnya mengenai dugaan tersebut.
Artikel Terkait
Muhammad Said Didu Uraikan Akal Sehat di Balik Polemik Ijazah Jokowi
Safari Budaya Jokowi Disorot: Kritik Tajam Rizal Fadhillah soal Simbol Kepala Kerbau
Andre Rosiade Bantah Isu Kerenggangan Hubungan Prabowo dan Jokowi
PDIP: Jokowi Sengaja Viralkan Adegan Injak Kepala Kerbau agar Jadi Perbincangan