Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, masih belum juga padam setelah lima hari. Pemerintah berencana melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan pada Minggu (5/7) untuk mempercepat pemadaman, meski terkendala ketersediaan awan.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono, mengatakan berbagai upaya telah dilakukan, termasuk water bombing dari udara. Namun, OMC belum bisa dijalankan karena awan hujan belum muncul. "Kita sudah mencoba beberapa hal, jadi ada yang water bombing dan OMC nanti akan dilakukan. Tetapi OMC ini kan nunggu awan. Nah, awannya ini belum ada," ujarnya saat meninjau lokasi, Sabtu (4/7).
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi awan hujan diprediksi baru muncul besok. "Jadi kemungkinan dari BMKG tadi bahwa besok akan ada hujan tipis-tipis, sehingga dimungkinkan untuk melakukan OMC besok. Besok kita akan melakukan (bersama) BNPB," kata Diaz.
Luas area terbakar terus meluas. Deputi Bidang Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup, Rizal Irawan, melaporkan api telah merambat dari 3 hektar menjadi sekitar 15 hektar, hampir separuh dari total luas TPA yang mencapai 33 hektar. Kebakaran terjadi sejak 30 Juni, dan Bupati Tangerang telah mengeluarkan status kedaruratan penanganan bencana.
Pemadaman di TPA ini lebih rumit dibandingkan kebakaran lahan gambut. Kedalaman tumpukan sampah mencapai 20-30 meter, disertai kandungan gas metana yang mudah meledak. "Ini kita anggap lebih rawan dibandingkan gambut. Gambut kedalamannya hanya 4-5 meter, ini bisa 20-30 meter. Kedua, di sini ada metana, sehingga potensi ledakan gas sangat tinggi. Petugas harus betul-betul sangat hati-hati," jelas Rizal.
Kunci keberhasilan OMC bergantung pada kondisi alam. Hingga kini, cuaca di lokasi masih sangat cerah, sehingga penyemaian awan belum mungkin dilakukan. "Hasil BMKG, sampai hari ini potensi cuaca masih cerah. Dari kemarin kita nunggu awan, nunggu awan karena TMC tanpa awan suatu hal yang mustahil," katanya. Namun setelah koordinasi dengan BMKG, pemerintah optimistis OMC bisa dilakukan besok menyusul prediksi hujan ringan. "Mohon izin mudah-mudahan kalau prediksi BMKG besok tanggal 5 itu ada hujan ringan," imbuh Rizal.
Artikel Terkait
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Angin Kencang Jadi Kendala Pemadaman
Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Berkobar, Pemulung Kehilangan Penghasilan
Wamen LH Sebut Kebakaran TPA Jatiwaringin Berpotensi Meledak karena Gas Metana
Pemerintah Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin