Inflasi Australia Diprediksi Puncak di 4,25% pada Pertengahan Tahun, Lebih Rendah dari Proyeksi Awal

- Minggu, 28 Juni 2026 | 17:18 WIB
Inflasi Australia Diprediksi Puncak di 4,25% pada Pertengahan Tahun, Lebih Rendah dari Proyeksi Awal

Inflasi utama Australia diperkirakan akan mencapai puncaknya pada kisaran 4,25 persen pada pertengahan tahun ini, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya. Penurunan harga minyak dan kemajuan dalam pembicaraan damai di Timur Tengah menjadi faktor utama yang meredakan tekanan inflasi.

Menteri Keuangan Australia, Jim Chalmers, menyatakan bahwa perkembangan positif di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait Selat Hormuz, turut mempercepat penurunan inflasi. "Kami sangat membutuhkan agar gencatan senjata ini tetap bertahan. Kita tidak boleh mengalami harapan palsu lagi terkait Timur Tengah, khususnya mengenai Selat Hormuz," kata Chalmers, Minggu (28/6).

Sebelumnya, dalam Anggaran Federal Mei, Kementerian Keuangan memproyeksikan inflasi utama akan mencapai 5 persen pada kuartal yang berakhir Juni, lalu turun menjadi 2,5 persen pada pertengahan 2027. Namun, proyeksi terbaru menunjukkan angka yang lebih rendah. "Inflasi di perekonomian kita masih lebih tinggi daripada yang kami inginkan," ujar Chalmers.

Chalmers tidak memberikan komentar mengenai prospek inflasi inti, yang menjadi perhatian utama Reserve Bank of Australia (RBA) dalam menentukan suku bunga. Meski demikian, ia mengatakan inflasi inti juga mengalami perbaikan lebih cepat dari jadwal. Pembaruan proyeksi dari Kementerian Keuangan akan disampaikan pada pertengahan tahun.

Data Biro Statistik Australia yang dirilis Rabu (24/6) menunjukkan inflasi inti tahunan berdasarkan trimmed mean naik menjadi 3,6 persen, sedikit lebih tinggi dari perkiraan ekonom sebesar 3,5 persen. Sementara itu, inflasi utama tahunan tercatat 4 persen, lebih rendah dari ekspektasi 4,3 persen. Bank sentral Australia telah menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali sepanjang tahun ini, sehingga suku bunga acuan berada di level 4,35 persen, sebelum memutuskan untuk mempertahankannya pada pertemuan Juni.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags