BUMA Internasional Akan Kurangi Modal dan Jalankan Program Saham Karyawan

- Selasa, 19 Mei 2026 | 14:45 WIB
BUMA Internasional Akan Kurangi Modal dan Jalankan Program Saham Karyawan

PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) berencana melakukan pengurangan modal sekaligus menjalankan program kepemilikan saham bagi manajemen dan karyawan, atau Management and Employee Stock Ownership Program (MESOP), dengan mekanisme penarikan kembali saham treasuri. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam mengelola struktur permodalan dan memberikan insentif kepada pihak internal tanpa menimbulkan efek dilusi bagi pemegang saham lainnya.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (19/5/2026), pengurangan modal tahap ketiga ini akan dilakukan dengan menarik kembali sebanyak-banyaknya 293.837.700 lembar saham treasuri. Jumlah tersebut merupakan sisa saham yang berasal dari hasil pembelian kembali atau buyback yang telah dilakukan perseroan pada periode sebelumnya. Rencana korporasi ini akan dimintakan persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni 2026.

Apabila rencana tersebut mendapatkan restu, jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan akan berkurang menjadi 7.357.169.432 saham. Angka itu setara dengan 27,25 persen dari total modal dasar perseroan. Sementara itu, selain pengurangan modal, DOID juga akan melanjutkan program MESOP tahap kedua. Perseroan menyebutkan bahwa saham yang akan dialihkan dalam program ini berasal dari sisa saham treasuri dan atau hasil buyback baru, sehingga tidak akan menimbulkan efek dilusi atau pengenceran kepemilikan bagi pemegang saham yang ada.

Dalam catatan perseroan, sepanjang periode 2022 hingga 2025, DOID telah membeli kembali sebanyak 1.981.153.800 lembar saham treasuri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 970.166.100 lembar saham telah dialihkan untuk pelaksanaan pengurangan modal tahap pertama dan tahap kedua. Setelah pengalihan itu, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh perseroan saat ini tercatat sebanyak 7.651.007.132 saham, atau setara dengan 28,34 persen dari modal dasar perseroan.

Di sisi lain, sebanyak 717.150.000 lembar saham treasuri juga telah dialihkan untuk pelaksanaan MESOP tahap pertama. Dengan demikian, sisa saham treasuri yang dimiliki perseroan saat ini mencapai 293.837.700 lembar saham, yang rencananya akan digunakan dalam pengurangan modal tahap ketiga dan program MESOP selanjutnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar