Arthur William Tirta Sentana, pria kelahiran 1993 ini bukan nama baru di dunia keuangan. Pengalamannya selama sembilan tahun di Hong Kong, khususnya di bidang manajemen buy-side, jadi modal berharga. Ia punya jejak yang kuat dalam hubungan investor institusional, transaksi private equity, sampai eksekusi perdagangan berbagai instrumen keuangan.
Sebelumnya, Arthur pernah mendedikasikan diri di tim hubungan investor IJM Capital. Perusahaan itu mengelola aset utang privat di kawasan Asia Pasifik dengan nilai sekitar 1,5 miliar dolar AS. Posisi sebelumnya adalah sebagai Associate Vice President di Argyle Street Management. Di sana, tugasnya mencakup banyak hal: mulai dari eksekusi transaksi privat, perdagangan saham dan futures, hingga obligasi dan tentu saja, hubungan investor.
Di sisi lain, ada Roderick John Sutton biasa disapa Rod Sutton. Namanya sudah sangat dikenal sebagai profesional senior dengan pengalaman luar biasa: lebih dari 37 tahun berkecimpung di Asia Pasifik. Bidang keahliannya beragam, meliputi advisory business, restrukturisasi, audit, hingga forensic accounting.
Saat ini, Rod menjabat sebagai founding partner di Fortune Art Restructuring, sebuah firma penasihat yang fokus pada restrukturisasi dan transformasi bisnis perusahaan. Namun, karirnya sebelumnya cukup panjang. Ia pernah menjadi special advisor sekaligus chairman Asia Pasifik di FTI Consulting.
Sepanjang perjalanan karirnya, Rod Sutton sudah mencicipi banyak posisi strategis. Mulai dari CEO, anggota komite, direktur penasihat, chief restructuring officer, sampai ahli forensic accounting. Ia juga terlibat dalam berbagai penugasan besar, seperti restrukturisasi perusahaan, investigasi keuangan rumit, kasus fraud, hingga sengketa korporasi lintas negara. Pengalaman sepanjang itu tentu jadi bekal berharga untuk mengawal MSIN di tahap baru mereka.
Artikel Terkait
ELPI Cairkan Dividen Rp126 Miliar, Naik Signifikan dari Tahun Lalu
Aspra Komitmen Dividen Minimal 20% di Tengah Kenaikan Harga Bahan Baku Plastik
Harga Emas Antam Naik Rp19.000 per Gram, Galeri24 dan UBS Ikut Menguat
Pasar Logam Menguat Usai Gencatan Senjata AS-Iran Buka Kembali Selat Hormuz