Goldman Sachs Pertahankan Target Harga Emas USD 5.400 per Troy Ounce pada 2026

- Minggu, 05 April 2026 | 08:20 WIB
Goldman Sachs Pertahankan Target Harga Emas USD 5.400 per Troy Ounce pada 2026

Di sisi lain, ada juga isu yang beredar soal bank sentral yang mulai jual emas. Kabarnya, Turki telah melepas sekitar 52 ton. Apakah negara-negara Teluk akan ikut-ikutan? Thomas dan Struyven meragukannya.

Mereka menepis kekhawatiran itu. Cadangan emas negara Teluk proporsinya jauh lebih kecil, dan sistem mata uang mereka umumnya dipatok ke dolar. Jadi, kalau pun butuh likuiditas, kemungkinan besar mereka akan jual obligasi pemerintah AS, bukan emasnya.

Namun begitu, bukan berarti perjalanan menuju USD 5.400 itu mulus. Masih ada risiko yang mengintai. Para analis itu sendiri memberi peringatan: jika gangguan di Selat Hormuz berlarut-larut dan pasar saham terus melemah, harga emas bisa terperosok hingga USD 3.800 dalam skenario terburuk.

Tapi sebaliknya, ada juga potensi untuk melambung lebih tinggi. Ketegangan geopolitik termasuk perkembangan di Greenland dan Venezuela bisa memicu akselerasi diversifikasi aset dari instrumen Barat. Kalau ini terjadi, harga bisa melesat mendekati USD 5.700, bahkan mungkin menyentuh USD 6.100.

Jadi, meski pasar tampak lesu sekarang, Goldman Sachs tetap melihat cahaya di ujung terowongan. Mereka yakin faktor fundamental akan berbicara pada waktunya.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar