Lippo Karawaci punya rencana besar. Perusahaan properti ternama itu baru saja mengumumkan niatnya untuk membeli kembali sahamnya sendiri di pasar. Jumlahnya tak main-main: maksimal 3,29 miliar saham, atau sekitar 4,6% dari total modal yang beredar.
Nah, soal dananya, mereka menyiapkan anggaran hingga Rp250 miliar. Angka ini sudah mencakup semuanya, mulai dari biaya transaksi sampai fee untuk pedagang perantara. Pengumuman resminya sendiri disampaikan ke Bursa Efek Indonesia pada Kamis lalu, tanggal 2 April 2026.
Menurut manajemen LPKR, langkah ini sama sekali tidak akan membebani keuangan perusahaan.
Kalau dibandingkan dengan total aset mereka yang mencapai Rp49,24 triliun, anggaran buyback ini memang terlihat kecil, hanya sekitar 3,34%. Perhitungannya sendiri didasarkan pada harga saham penutupan di akhir Maret, yakni Rp76 per lembar saham.
Artikel Terkait
Harga Emas Melonjak 1,95% Didorong Pelemahan Dolar dan Isu De-eskalasi Timur Tengah
IHSG Rebound 1,93% Didorong Deeskalasi Timur Tengah, Saham Konglomerat Melonjak
Saham KRYA Anjlok Lebih dari 60%, Didorong Aksi Jual Pengendali Baru
Analis Waspadai Koreksi IHSG Meski Sempat Melonjak 2%