Lippo Karawaci punya rencana besar. Perusahaan properti ternama itu baru saja mengumumkan niatnya untuk membeli kembali sahamnya sendiri di pasar. Jumlahnya tak main-main: maksimal 3,29 miliar saham, atau sekitar 4,6% dari total modal yang beredar.
Nah, soal dananya, mereka menyiapkan anggaran hingga Rp250 miliar. Angka ini sudah mencakup semuanya, mulai dari biaya transaksi sampai fee untuk pedagang perantara. Pengumuman resminya sendiri disampaikan ke Bursa Efek Indonesia pada Kamis lalu, tanggal 2 April 2026.
Menurut manajemen LPKR, langkah ini sama sekali tidak akan membebani keuangan perusahaan.
"Dana yang digunakan perseroan untuk buyback saham akan berasal dari kas internal perseroan dan tidak akan memengaruhi kemampuan keuangan perseroan secara signifikan untuk memenuhi kewajiban perseroan lainnya yang akan jatuh tempo,"
Kalau dibandingkan dengan total aset mereka yang mencapai Rp49,24 triliun, anggaran buyback ini memang terlihat kecil, hanya sekitar 3,34%. Perhitungannya sendiri didasarkan pada harga saham penutupan di akhir Maret, yakni Rp76 per lembar saham.
Tapi, harga di pasar kan bisa naik-turun. Manajemen sudah mengantisipasi hal ini. Mereka bilang, jika harga saham berubah saat buyback benar-benar dilakukan, maka dana yang disiapkan akan menyesuaikan. Acuannya tentu harga terkini di BEI, dengan tetap merujuk aturan OJK yang berlaku.
Lalu, apa sih tujuan di balik langkah ini? Intinya, mereka ingin menunjukkan keyakinan. Keyakinan terhadap prospek jangka panjang perusahaan dan nilai fundamentalnya yang kuat. Di sisi lain, ini juga jadi sinyal untuk menjaga harmoni di pasar dan tentunya, kepercayaan para investor.
Mereka yakin kegiatan operasional bisnis tak akan terganggu. Pasalnya, arus kas dan modal kerja yang dimiliki dinilai lebih dari cukup untuk membiayai program ini.
"Hal tersebut bersamaan dengan kegiatan usaha perseroan dan tidak terdapat dampak yang bersifat material atas biaya pembiayaan perseroan sebagai akibat pelaksanaan pembelian kembali saham,"
Jadi, lewat buyback saham dalam skala besar ini, Lippo Karawaci seolah ingin mengatakan bahwa masa depan mereka tetap cerah. Dan mereka berani mempertaruhkan uangnya sendiri untuk membuktikannya.
Artikel Terkait
Wall Street Menguat di Awal Perdagangan, Optimisme AI dan Harapan Damai AS-Iran Jadi Pendorong
PT Segar Kumala Indonesia Alihkan Transaksi Impor ke Yuan China untuk Tekan Dampak Pelemahan Rupiah
Citra Tubindo Bagikan Dividen 21,78 Juta Dolar AS ke Pemegang Saham
PT BEEF Rombak Direksi dan Komisaris, Ari Wijayanto Ditunjuk sebagai Dirut Baru