Di urutan keempat, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) punya skor PBV 0,50. Sahamnya dijual di harga Rp1.280, padahal harga wajarnya sekitar Rp2.580.
PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menempati posisi kelima dengan PBV 0,77. Harga pasar BNGA ada di Rp1.785, sementara nilai bukunya Rp2.304 per saham.
Kemudian ada PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP). Saham NISP diperdagangkan di harga Rp1.485. Dengan nilai buku Rp1.911 per saham, rasio PBV-nya menjadi 0,78.
Terakhir, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat PBV 0,82. Catatan ini diambil tak lama setelah pembagian dividen. Nilai buku saham BBNI adalah Rp4.604 per saham, sementara harga pasarnya pada 1 April 2026 berkisar di Rp3.770.
Singkatnya, inilah daftar ketujuh saham tersebut:
PNBN 0,41
BDMN 0,46
BNII 0,47
BBTN 0,50
BNGA 0,77
NISP 0,78
BBNI 0,82
Itulah tujuh saham sektor perbankan dengan PBV di bawah satu. Ingat, daftar ini cuma snapshot di suatu waktu. Pasar terus bergerak, dan keputusan terbaik selalu datang dari penelitianmu sendiri.
(Nadya Kurnia)
Artikel Terkait
Wintermar Hentikan Program Buyback Lebih Cepat, Alihkan Sisa Dana untuk Operasional
Anabatic Technologies Catat Kenaikan Laba Bersih 13,2% Meski Pendapatan Turun
RMKE Catat Pendapatan Rp2,2 Triliun di 2025, Jasa Logistik Jadi Penopang Laba
IHSG Melonjak 1,45% ke 7.150, Didukung Kenaikan Luas di Semua Sektor