Nah, dari laporan Kementerian Energi, aktivitas pengolahan minyak mereka saat ini masih stabil, setara dengan level Maret tahun lalu. Kondisi ini dinilai cukup untuk menjamin kebutuhan bahan bakar di dalam negeri. Perusahaan-perusahaan energi Rusia juga melaporkan cadangan bensin dan solar mereka dalam kondisi aman, didukung tingkat operasi kilang yang tinggi.
Sebagai tindak lanjut, Novak pun sudah memberi perintah.
“Setelah rapat, Alexander Novak menginstruksikan Kementerian Energi untuk menyiapkan rancangan keputusan larangan ekspor bensin mulai 1 April 2026 demi menstabilkan harga dan memastikan pasokan prioritas ke pasar domestik,”
lanjut pernyataan itu.
Intinya, dengan regulasi yang sedang disiapkan itu, pemerintah Rusia berharap bisa menjaga stabilitas harga energi untuk rakyatnya sendiri. Semua ini dilakukan di tengah situasi pasar global yang masih sangat tidak pasti, diwarnai ketegangan geopolitik yang belum juga mereda.
Artikel Terkait
Wall Street Menguat Didorong Sinyal Damai Trump untuk Konflik Iran
Fore Kopi Indonesia Catat Laba Bersih Rp90 Miliar, Naik 55% pada 2025
Pemerintah Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN Mulai April 2026
Semen Baturaja Catat Kenaikan Pendapatan dan Laba Bersih di 2025