Pemerintah Pertimbangkan Pajak Tambahan untuk Produk Impor China di E-Commerce

- Minggu, 29 Maret 2026 | 05:35 WIB
Pemerintah Pertimbangkan Pajak Tambahan untuk Produk Impor China di E-Commerce

Di sisi lain, pemerintah sadar transisi ke ekonomi digital tak bisa dihindari. Namun, mereka sedang merumuskan strategi taktis. Prinsipnya, jika pasar beralih ke daring, seharusnya pelaku usaha lokal yang merajai.

Lalu, apa sih yang bikin produk China bisa semurah itu? Menurut Purbaya, ada dugaan kuat adanya subsidi ekspor dari pemerintah China. Angkanya sekitar 15 persen. Hal ini tentu menciptakan ketimpangan harga yang merugikan produk buatan Indonesia.

Terakhir, ada upaya mencari solusi jangka panjang. Purbaya mengakui pesatnya digitalisasi justru membuka pintu lebar-lebar bagi raksasa teknologi China. Karena itu, penting untuk menghidupkan atau menciptakan kompetitor lokal yang tangguh.

Jadi, wacananya sudah mengudara. Tinggal menunggu langkah konkret berikutnya dari pemerintah. Semua mata tertuju pada bagaimana kebijakan ini nanti dirumuskan tanpa menimbulkan gejolak baru di pasar.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar