Sehati sendiri merupakan bagian dari inisiatif “TAP untuk Negeri” yang fokus pada kesehatan dan pendidikan generasi muda. Tujuannya jelas: membantu memenuhi gizi anak, mencegah stunting, dan mendukung tumbuh kembang mereka di usia sekolah.
“Saya suka minum susu, selain rasanya enak juga bisa bikin tambah kuat belajar dan main bola. Terima kasih TAP,”
ujar Antonius, siswa SDN 2 Jahitan di Seruyan, Kalimantan Tengah, dengan polos.
Menurut Misnawati, Kepala TK Tunas Bahandep, pemberian susu ini punya makna lebih dari sekadar tambahan gizi. “Ini juga bentuk kepedulian perusahaan terhadap pendidikan dan kesehatan calon penerus bangsa,” jelasnya.
Implementasi program Sehati sendiri tak berjalan sendirian. Ada sokongan dari berbagai pihak lain, menciptakan sinergi lintas sektor yang diperlukan untuk memastikan distribusi bantuan gizi ini tepat sasaran dan berkelanjutan. Kolaborasi semacam inilah yang kelihatannya menjadi kunci agar MBG benar-benar bisa dirasakan manfaatnya hingga ke daerah-daerah.
Artikel Terkait
EMC Hospitals Bagikan 8,75 Juta Saham Gratis ke Karyawan dan Manajemen
Laba Bersih Newport Marine (BOAT) Melonjak 73% di 2025 Didorong Sektor Sewa Kapal
MNC Life dan Kacamatamoo Wujudkan Harapan Anak Tunanetra Lewat Wish Card di Ramadan
TASPEN Gelar Mudik Gratis untuk 1.400 Warga dan PNS, Lengkap dengan Asuransi