Lalu bagaimana dengan KUS? Perusahaan ini menerbitkan 34.995 saham baru senilai Rp34,995 miliar. PANI mengambil 34.871 saham di antaranya, senilai Rp34,871 miliar. Awalnya, modal KUS berada di Rp170,85 miliar dengan kepemilikan PANI sebesar 99,65%. Setelah penambahan, angkanya naik menjadi Rp205,845 miliar. Dan seperti dua saudaranya, persentase kepemilikan induk perusahaan tidak bergeser, tetap di 99,65%.
Menurut pihak perusahaan, serangkaian transaksi penambahan modal ini tidak akan berdampak material. Operasional, aspek hukum, hingga kondisi keuangan PANI disebut tidak akan terganggu. Bahkan, kelangsungan usaha pun diyakini akan berjalan seperti biasa.
(DESI ANGRIANI)
Artikel Terkait
Jalan Tol Bali Mandara Ditutup 32 Jam untuk Nyepi 2026
Elnusa Siapkan Empat Strategi Dukung Target Satu Juta Barel Minyak per Hari
Investor Asing Masih Melirik Manufaktur Indonesia, Fokus Beralih ke Industri Bernilai Tinggi
Pefindo Tegaskan Peringkat idA+ PT Barito Pacific dengan Prospek Stabil