Bocoran soal Samsung Galaxy Z Flip 8 mulai bertebaran. Menariknya, salah satu kabar yang beredar justru menyebut bahwa ponsel lipat anyar ini mungkin tak akan membawa peningkatan kapasitas baterai. Ya, angkanya disebut-sebut bakal mentok di 4.300 mAh, persis seperti pendahulunya, Galaxy Z Flip 7.
Kalau rumor ini benar, ini bakal jadi pertama kalinya dalam beberapa generasi terakhir Samsung tak menambah jumlah mAh untuk lini Flip. Informasi ini datang dari laporan GalaxyClub, yang kemudian dikutip oleh sejumlah media teknologi.
Seperti biasa, konfigurasi baterainya tetap menggunakan dua sel terpisah. Namun begitu, ada sedikit perubahan dalam pembagiannya. Bocoran menyebutkan satu sel berkapasitas 1.150 mAh dan satunya lagi 3.024 mAh, yang jika dijumlahkan jadi sekitar 4.174 mAh. Angka ini biasanya dibulatkan Samsung menjadi 4.300 mAh di spesifikasi resmi. Perbedaan pembagian ini kemungkinan adalah penyesuaian untuk desain internal yang baru.
Lantas, apakah daya tahannya bakal sama saja? Belum tentu.
Soalnya, Z Flip 8 dikabarkan akan ditenagai chipset Exynos 2600 yang dibuat dengan proses 2nm. Proses manufaktur yang lebih canggih ini dijanjikan punya efisiensi energi yang jauh lebih baik. Artinya, meski "tangki" bensinnya sama besar, konsumsi bahan bakarnya bisa lebih irit.
Tak cuma itu, chipset baru ini juga diklaim punya performa termal yang lebih dingin saat dipakai buat main game atau kerja berat. Kombinasi ini berpotensi memberi pengalaman baterai yang lebih tahan lama, meski angka mAh-nya tak beranjak.
Menurut rencana, Samsung akan meluncurkan Galaxy Z Flip 8 sekitar pertengahan 2026. Kemungkinan besar, ponsel ini akan debut di acara Galaxy Unpacked musim panas, berbarengan dengan sang saudara, Galaxy Z Fold 8.
Jadi, jika semua rumor ini akurat, strategi Samsung untuk Z Flip 8 tampaknya lebih mengutamakan penyempurnaan dari dalam. Fokusnya bergeser ke efisiensi dan desain, alih-alih sekadar mengejar angka kapasitas baterai yang lebih besar.
Artikel Terkait
Taksi Listrik Mogok Korsleting di Perlintasan, Picu Tabrakan Beruntun Kereta Api di Bekasi Timur
Pemerintah Siapkan Rp4 Triliun untuk Evaluasi Keselamatan Perkeretaapian Usai Kecelakaan di Bekasi Timur
TikTok Nonaktifkan 1,7 Juta Akun Anak, Komdigi Apresiasi Langkah Konkret
Anggota DPR Kritik Usulan Gerbong Wanita di Tengah Rangkaian KRL: Bukan Solusi, Perbaiki Sistem Keselamatan