IHSG Ditutup Melemah 0,69% di Tengah Aksi Ambil Untung Luas

- Rabu, 11 Maret 2026 | 17:00 WIB
IHSG Ditutup Melemah 0,69% di Tengah Aksi Ambil Untung Luas

Pasar saham Indonesia hari Rabu (11/3/2026) ditutup dengan catatan merah. IHSG melemah 0,69 persen, berakhir di posisi 7.389,40. Padahal, di awal sesi sempat ada sentimen positif dengan pembukaan di level 7.484,77. Namun, tekanan jual yang muncul kemudian membawa indeks menyentuh titik terendah harian di 7.380 sebelum akhirnya sedikit memulih.

Perdagangan terlihat cukup ramai dengan volume mencapai 29,3 miliar saham dan nilai transaksi Rp15,3 triliun. Dari papan pencatatan, suasana hati investor terbelah. Saham yang naik ada 335, yang turun sedikit lebih banyak yakni 383, sementara 240 lainnya stagnan atau flat.

Tekanan jual ini ternyata cukup luas. Indeks-indeks acuan lain juga ikut terimbas. LQ45 anjlok 1,01 persen ke 752, diikuti JII yang merosot 0,96 persen ke 493. Indeks IDX30 dan MNC36 pun tak luput, masing-masing turun 0,63 persen dan 0,79 persen.

Kalau dilihat dari sektornya, hampir semua berwarna merah. Yang paling tertekan adalah sektor energi dan bahan baku, keduanya ambles sekitar 2 persen. Di sisi lain, sektor-sektor seperti konsumer siklikal, infrastruktur, transportasi, dan industri juga ikut terperosok.

Bahkan sektor yang biasanya dianggap defensif pun tak berkutik. Konsumer non-siklikal, keuangan, properti, teknologi, hingga kesehatan kompak melemah. Rasanya seperti tak ada tempat berlindung dari aksi ambil untung hari ini.

Meski mayoritas saham terkapar, beberapa emiten justru mampu melawan arus dan melesat tinggi. Puncak daftar penguat ditempati oleh saham PT Indo Premier Investment Management Tbk (XISB) yang melonjak 34,75 persen ke harga Rp190. Di belakangnya, ada PT Pakuan Tbk (UANG) yang naik 24,93 persen ke Rp4.310, dan PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) yang menguat 24,71 persen ke Rp106.

Sayangnya, jumlah saham yang terjun bebas jauh lebih banyak. PT Insight Investment Management Tbk (XILV) tercatat sebagai pelemah terbesar dengan penurunan 14,94 persen ke Rp131. Disusul oleh PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) yang merosot 14,57 persen ke Rp170, dan PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) yang anjlok 14,48 persen ke level Rp625.

Begitulah dinamika pasar di hari Rabu. Koreksi yang terjadi menunjukkan bahwa sentimen hati-hati masih mendominasi, meski di tengahnya tetap ada peluang bagi beberapa saham untuk bersinar.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar