Panitia bersikap tegas soal aturan main.
Begitu bunyi pengumuman resmi mereka. Tidak ada toleransi untuk yang absen.
Lalu, siapa saja dua puluh orang yang berhasil bertahan ini? Mayoritas adalah nama-nama yang sudah tak asing di lingkaran regulator dan industri keuangan. Mereka berasal dari latar belakang beragam: Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK sendiri, Lembaga Penjamin Simpanan, hingga dunia usaha.
Beberapa contohnya adalah Adi Budiarso dari Ditjen Stabilitas Keuangan Kemenkeu, Anton Daryono dari Bank Indonesia, dan Friderica Widyasari Dewi yang saat ini masih aktif di OJK. Ada juga nama seperti Iskandar Simorangkir dari Badan Supervisi BI dan Lasmaida Gultom, mantan Direktur Literasi OJK yang sudah purnabakti. Keberagaman profil ini diharapkan bisa membawa perspektif segar.
Proses ke depan akan menentukan. Siapa yang paling siap secara administratif, kesehatan, dan tentu saja, kompetensi. Semua mata kini tertuju pada dua puluh nama ini, menanti siapa yang akhirnya akan memimpin OJK di periode mendatang.
Artikel Terkait
Surge dan Nokia Jalin Kerja Sama Eksplorasi Teknologi 6G di Indonesia
Alfamart Habiskan Rp812 Miliar untuk Buyback Saham Guna Stabilkan Harga
Matahari Department Store Gelar RUPS Ganda di Tengah Penurunan Laba 2025
PGN Alokasikan Rp6 Triliun untuk Perkuat Infrastruktur Gas pada 2026