Martin Nababan, Direktur Operasi PT Hakaaston, menegaskan kembali komitmen itu. Fokusnya adalah keandalan jalan.
“Keamanan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Karena itu perbaikan dilakukan lebih awal agar kondisi jalan tetap optimal saat periode mudik,” tegas Martin.
Namun begitu, perusahaan menyadari bahwa pekerjaan ini bisa menimbulkan gangguan. Mereka pun secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengendara selama proses perawatan berlangsung.
Imbauannya standar tapi krusial: pengguna jalan diminta ekstra waspada. Perhatikan rambu-rambu yang terpasang, dan patuhi arahan petugas di lapangan. Keselamatan, kan, urusan bersama.
Nah, kalau ada yang perlu ditanyakan atau ada keluhan yang ingin disampaikan, masyarakat bisa menghubungi call center ruas tol terkait. Alternatif lain, bisa melalui akun media sosial resmi Hutama Karya. Mereka menjamin semua saluran itu aktif merespons.
Artikel Terkait
Surge dan Nokia Jalin Kerja Sama Eksplorasi Teknologi 6G di Indonesia
Alfamart Habiskan Rp812 Miliar untuk Buyback Saham Guna Stabilkan Harga
Matahari Department Store Gelar RUPS Ganda di Tengah Penurunan Laba 2025
PGN Alokasikan Rp6 Triliun untuk Perkuat Infrastruktur Gas pada 2026