Saham SPRE Terjun Bebas Sembilan Hari Berturut-turut Pascabatal Akuisisi

- Jumat, 13 Februari 2026 | 05:20 WIB
Saham SPRE Terjun Bebas Sembilan Hari Berturut-turut Pascabatal Akuisisi

"Dengan demikian, sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut, rencana pengambilalihan atas perseroan oleh Saiko Consultancy Pte Ltd menjadi batal," ungkapnya.

Meski rencana akuisisi utama batal, Leong menyebut pihaknya masih membahas struktur alternatif lainnya. Ia berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut jika ada perkembangan baru terkait rencana terhadap perseroan.

Respons Perusahaan dan Prospek Ke Depan

Di tengah gejolak di pasar modal, pihak manajemen SPRE berusaha menenangkan para pemegang saham. Corporate Secretary SPRE, Arienita Noer, menegaskan bahwa operasional perusahaan tetap berjalan normal sesuai rencana bisnis yang telah disusun.

"Perseroan secara umum berfokus pada keberlanjutan operasional dan peningkatan kinerja keuangan," tegas Arienita.

Jika dilihat dari pergerakan historisnya, pelemahan saat ini memang terasa tajam. Namun, patut dicatat bahwa pada periode Juli hingga September 2025, harga saham SPRE bahkan sempat berada di bawah level Rp100. Harga kemudian merangkak naik perlahan sejak Oktober 2025, sebelum akhirnya melesat pada Januari 2026 didorong sentimen akuisisi yang kini justru berbalik arah.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar