BEI Ungkap Komunikasi Intensif dengan MSCI Sejak Oktober untuk Mitigasi Pasar

- Kamis, 12 Februari 2026 | 12:00 WIB
BEI Ungkap Komunikasi Intensif dengan MSCI Sejak Oktober untuk Mitigasi Pasar

Sejak Oktober tahun lalu, BEI ternyata sudah membuka jalur komunikasi dengan MSCI. Hal ini diungkapkan oleh Pejabat Sementara Dirut BEI, Jeffrey Hendrik. Artinya, langkah ini diambil jauh sebelum lembaga pemeringkat global itu merilis publikasinya tentang indeks saham Indonesia di bulan Januari 2026.

Jeffrey menjelaskan hal tersebut dalam sebuah diskusi di Graha CIMB, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

"Kami sudah lima kali melakukan pertemuan dengan MSCI. Dan di awal Januari sudah ada sesuatu yang kita deliver, yaitu pembagian antara investor tipe korporat dan lain-lain menjadi yang di atas dan di bawah 5 persen," ujarnya.

Dengan kata lain, upaya menjaga iklim investasi dan stabilitas pasar sudah dilakukan BEI sebelum gejolak terjadi. Tapi, dinamika pasar saham memang kerap tak terduga.

Saat MSCI akhirnya merilis publikasinya, BEI sebenarnya sudah melakukan mitigasi. Hanya saja, ada faktor-faktor tak terprediksi yang akhirnya membuat IHSG terimbas parah. Sampai-sampai, bursa terpaksa menghentikan perdagangan untuk sementara.

"Setelah market crash tanggal 29, kami melakukan beberapa mitigasi, tanggal 30 pagi market sudah rebound," kata Jeffrey.

Namun begitu, situasi justru diperumit dengan perubahan struktur di tubuh otoritas pasar modal sendiri.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar