Askrindo Siap Hadapi Guncangan, dari Gempa hingga Serangan Siber

- Rabu, 04 Februari 2026 | 11:20 WIB
Askrindo Siap Hadapi Guncangan, dari Gempa hingga Serangan Siber

JAKARTA – Dunia usaha sekarang ini menghadapi tantangan yang makin kompleks. Bukan cuma soal persaingan pasar, tapi juga ancaman-ancaman di luar kendali. Bayangkan, dari gempa bumi, banjir, sampai serangan siber yang bisa melumpuhkan sistem dalam sekejap. Nah, dalam menghadapi semua itu, kesiapan adalah kunci.

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), yang berada di bawah IFG Financial Group, sedang getol memperkuat sistemnya. Mereka punya satu strategi utama bernama Business Continuity Management System atau BCMS. Intinya, sistem ini dibuat supaya layanan mereka tetap jalan, meski diterpa gangguan besar sekalipun. Jadi, bisnis nggak boleh berhenti.

Menurut R Mahelan Prabantarikso, Direktur Kepatuhan, SDM, dan Manajemen Risiko Askrindo, risiko-risiko force majeure itu memang nggak bisa dihindari. Tapi, bukan berarti kita cuma bisa pasrah.

Ujarnya di Jakarta, Rabu (4/2/2026). Artinya, semua prosedur harus jadi semacam refleks, siap dijalankan kapan saja.

Fokus mereka cukup jelas: mengantisipasi dua jenis ancaman. Pertama, bencana alam seperti gempa dan banjir. Kedua, risiko buatan manusia, contohnya serangan digital atau gagal sistem teknologi. Untuk memastikan semuanya siap, Askrindo sudah ngelakuin serangkaian simulasi di berbagai kantor cabang. Hasilnya? Cukup menggembirakan. Sistem ternyata tetap bisa berfungsi efektif, bahkan saat ada gempa yang mengacaukan operasional di beberapa lokasi.


Halaman:

Komentar