Kabar soal siapa yang akan memimpin Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk sementara mulai menemui titik terang. Setelah Iman Rachman memutuskan mundur pada Jumat lalu, nama Jeffrey Hendrik kini mencuat. Dia yang saat ini menjabat Direktur Pengembangan BEI, digadang-gadang akan ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama.
Konfirmasi awal justru datang dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu malam, Purbaya dengan singkat menyatakan, “Iya (Jeffrey jadi Pjs Dirut BEI).”
“Dia menyelesaikan masalah sesuai dengan prosedur di internal mereka. Pemerintah nggak ikut campur,” imbuhnya, menegaskan bahwa proses ini sepenuhnya berada di ranah internal BEI.
Namun begitu, Jeffrey sendiri tampak memilih bersikap hati-hati. Saat dijumpai usai sebuah dialog pasar modal di Main Hall BEI pada Minggu, ia enggan berkomentar banyak. “Tunggu pengumumannya saja ya, tunggu pengumumannya,” ujarnya. Rupanya, dia masih menanti keputusan resmi dari dewan.
Meski statusnya masih menunggu, Jeffrey sudah harus menjalankan tugas berat. Bahkan, pada Senin ini dia langsung memimpin delegasi BEI dalam pertemuan penting dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Pertemuan ini dianggap krusial, terutama di tengah upaya BEI membangun kembali kredibilitasnya pasca-guncangan pasar beberapa waktu lalu.
Artikel Terkait
Rosan Roeslani Tegaskan Independensi Danantara Meski Bakal Masuk ke Kepemilikan BEI
Danantara Buka Pintu untuk Dana Negara Lain Masuk ke BEI
BEI Buka Data Kepemilikan Saham di Bawah 5% untuk Tarik Investor Global
Edupreneurship: Senjata Ampuh Lulusan Pendidikan Hadapi Badai Krisis 2026