Pasar saham Jakarta pagi ini bergerak cukup menarik. IHSG melesat 1,12% ke level 8.325, sebuah penguatan yang cukup signifikan. Gerakan ini terjadi beriringan dengan kabar mengejutkan dari pucuk pimpinan Bursa Efek Indonesia.
Iman Rachman, sang Dirut BEI, memutuskan untuk mundur. Keputusan itu, katanya, sudah dipertimbangkan matang-matang. Di tengah situasi pasar yang sebelumnya lesu, langkah ini tentu menyedot perhatian.
"Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikut,"
Ucap Iman Rachman, menyampaikan harapannya.
Memang, sentimen pagi ini terasa berbeda. Sebelumnya, IHSG sempat terpuruk. Dua hari berturut-turut zona merah menyelimuti, bahkan sempat memicu trading halt. Penutupan kemarin, indeks masih melemah 1,06% ke 8.232. Tapi hari ini, sejak bel dibuka, IHSG langsung menguat 0,93% ke 8.308. Sepertinya ada angin segar.
Volume perdagangan terpantau cukup aktif, mencapai 410 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp489 miliar. Dari ratusan saham yang diperdagangkan, mayoritas bergerak naik. Tercatat 320 saham menghijau, sementara yang merah hanya 74. Sisanya, 564 saham, cenderung datar.
Lalu, siapa penggeraknya? Top gainers pagi ini dipimpin oleh Nusantara Almazia (NZIA) yang melonjak 30,68%. City Retail Developments (NIRO) dan Dwi Guna Laksana (DWGL) menyusul dengan kenaikan masing-masing 23,33% dan 16,00%.
Di sisi lain, beberapa saham justru tertekan. Royalindo Investa Wijaya (INDO) jadi top loser dengan koreksi 14,97%. Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS) dan RMK Energy (RMKE) juga ikut melemah cukup dalam.
Kalau dilihat per sektor, performanya beragam. Sektor infrastruktur dan properti tampil perkasa dengan penguatan di atas 1%. Energi juga cukup solid. Namun, tidak semua sektor beruntung. Sektor industri, misalnya, masih terkoreksi hampir 1%. Begitu pula dengan sektor non-siklikal dan kesehatan yang masih terlihat lesu.
Intinya, pasar hari ini bergerak dinamis. Pengunduran diri seorang Dirut BEI, yang biasanya bisa jadi pemicu ketidakpastian, justru direspons positif oleh IHSG. Entah ini momentum sementara atau awal dari tren pemulihan, kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020