Di tengah hiruk-pikuk wacana pembangunan ekonomi, Menteri PPN sekaligus Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, justru mengangkat isu yang lebih mendasar. Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini jauh lebih mendesak ketimbang sekadar menciptakan lapangan kerja baru. Pernyataan ini ia sampaikan dalam Prasasti Economic Forum 2026, Kamis lalu.
Latar belakangnya jelas. Rachmat melihat ketimpangan sosial yang kian melebar membuat tantangan pembangunan makin berat. Bagi masyarakat yang masih bergulat dengan kemiskinan, asupan gizi yang cukup adalah kebutuhan primer. Tanpa itu, ancaman stunting akan terus menghantui generasi mendatang.
"Kita lihat anak-anak kita stunting," ujarnya.
Ia melanjutkan, "Sekarang kita tidak hanya harus membangun infrastruktur fisik, jembatan, pelabuhan. Kita tidak hanya harus membangun jalan lebih panjang atau mendorong digitalisasi. Tapi kita sekarang harus membangun secara bersamaan, mencakup bidang sosial."
Pernyataannya tegas. Saat ditanya soal urgensi MBG, Rachmat tak ragu menyebut program itu lebih mendesak dari pembukaan lapangan kerja.
Artikel Terkait
Emas Tembus Rp3 Juta, Pedagang Pasar Cikini Ungkap Rahasia Investasi yang Tak Lekang Zaman
IHSG Tergelincir 88 Poin, Sektor Transportasi Jadi Penyelamat di Tengah Banjir Merah
Sarapan Pagi di Kantor Menko Perekonomian, Para Petinggi Bahas Strategi Jaga Stabilitas
IHSG Terjun 1%, BEI Terpaksa Hentikan Perdagangan di Tengah Aksi Jual