Pria Gantung Diri di Bawah Flyover Pasupati Bandung, Motor Yamaha Aerox Ditinggalkan

- Sabtu, 01 November 2025 | 07:50 WIB
Pria Gantung Diri di Bawah Flyover Pasupati Bandung, Motor Yamaha Aerox Ditinggalkan
Pria Gantung Diri di Bawah Flyover Pasupati Bandung, Motor Yamaha Aerox Ditemukan

Pria Gantung Diri di Bawah Flyover Pasupati Bandung, Motor Yamaha Aerox Ditemukan

Sebuah peristiwa tragis terjadi di kawasan Flyover Pasupati Bandung. Seorang pria ditemukan tewas akibat gantung diri di Jalan Cikapayang, tepat di bawah flyover tersebut, pada Jumat (31/10) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Kronologi Penemuan Korban oleh Pengendara

Peristiwa ini pertama kali disaksikan oleh seorang pengendara motor, Sendy (27). Saat melintas di kawasan Flyover Pasupati arah Gasibu, ia melihat sesosok pria berdiri di atas pembatas jalan. Sendy menduga orang tersebut berniat terjun.

"Pas saya ke sini, orang itu sudah ke bawah, sudah menggantung," ujar Sendy yang sempat memutar balik arah untuk memastikan keadaan.

Ciri-Ciri Korban dan Kendaraan yang Ditinggalkan

Korban pria yang belum diketahui identitasnya itu terlihat mengenakan jaket dan helm berwarna hitam. Di lokasi kejadian, ditemukan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox dengan nomor polisi D 3231 AFE yang diduga kuat merupakan kendaraan milik korban.

Proses Evakuasi oleh Tim Rescue Bandung

Tim Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung tiba di lokasi setelah menerima laporan pada pukul 22.26 WIB. Komandan Regu, Hartono, mengonfirmasi bahwa korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat dievakuasi.

Proses evakuasi yang melibatkan enam personel dan menggunakan bantuan mobil crane berjalan lancar. Korban yang masih terikat tali pada pembatas jalan berhasil diturunkan.

Kondisi Terakhir Korban

Hartono menambahkan bahwa dari penampakannya, korban diduga masih berusia muda. Saat ini jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk menjalani proses autopsi guna mengetahui penyebab kematian yang lebih jelas.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar