PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) - Koreksinya cukup dalam, 15 persen ke Rp1.445. Meski agresif, volumenya justru mengecil. Posisinya diperkirakan sedang pada wave A dari wave (4). Untuk yang berani, area beli ada di Rp1.255-Rp1.370. Target jauh lebih tinggi: Rp1.665 dan Rp1.790. Batas stoploss di bawah Rp1.215.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) - Melemah 6,25 persen ke Rp6.375 dan masih didominasi jual. Mirip dengan ARCI, saham ini masih bertahan di atas MA20. Posisi teknisnya diduga sedang di wave 4 dari wave (C). Rekomendasi beli di rentang Rp5.925-Rp6.200. Target harga Rp6.425 dan Rp6.725, dengan stoploss di bawah Rp5.825.
PT Petrosea Tbk (PTRO) - Ini salah satu yang terkoreksi paling signifikan, anjlok 14,87 persen ke Rp7.300. Volumenya juga mengecil. Analis melihat PTRO mungkin sedang berada di akhir fase penurunan, tepatnya di akhir wave [iii] dari wave C dari wave (4). Area akumulasi disarankan di Rp7.025-Rp7.300. Jika benar, targetnya bisa ke Rp7.825 bahkan Rp8.325. Tapi hati-hati, stoploss ketat di bawah Rp6.700.
Semua rekomendasi tentu punya risiko tinggi. Pasar sedang tidak stabil, dan sentimen bisa berubah cepat. Jadi, lakukan analisis mendalam sebelum memutuskan apa pun.
Artikel Terkait
Harga CPO Menguat Pekan Kedua Berkat Sentimen Positif Pasar China
Saham Raksasa dan Perbankan Jadi Pemberat Utama Anjloknya IHSG
IHSG Terkoreksi 3,05%, Analis Prediksi Koreksi Berlanjut ke Level 7.000
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,9 Juta per Gram