Di tengah upaya penanganan pascabencana, ada secercah kabar baik. Harga-harga kebutuhan pokok di tiga provinsi yang terdampak Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mulai menunjukkan tren yang lebih stabil. Indeks Perkembangan Harga (IPH) di sana turun secara signifikan. Hal ini jadi penanda bahwa distribusi dan pasokan pangan perlahan mulai pulih.
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan capaian ini dalam sebuah rapat koordinasi di Jakarta, Selasa lalu. Ia tak lupa memberikan apresiasi khusus.
“Pemerintah, terutama BULOG dan BAPANAS, melakukan langkah yang sangat luar biasa. Pengiriman suplai minyak goreng dan beras didorong ke daerah-daerah yang sulit, bahkan melalui jalur udara, menggunakan helikopter maupun pesawat Hercules,” ujar Mendagri.
Menurutnya, keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif kedua lembaga tersebut dalam menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi di daerah yang porak-poranda.
Memang, peran BULOG terasa sangat krusial saat bencana melanda. Ketika akses darat terputus atau rusak berat, mereka harus berpikir cepat. Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) digerakkan, sementara jalur udara jadi andalan untuk menembus wilayah terisolir. Strategi ini terbukti efektif meredam potensi lonjakan harga yang biasanya melambung tinggi saat logistik macet.
Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan BULOG rupanya membuahkan hasil nyata. Penurunan IPH itu bukan sekadar angka di atas kertas, tapi cerminan dari kerja keras di lapangan.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 8%, BEI Terpaksa Bekukan Perdagangan
BI Luncurkan Peta Jalan Ekonomi 2025: Optimisme, Komitmen, dan Sinergi Jadi Kunci
MSCI Bekukan Perubahan Indeks, IHSG Tergelincir 7 Persen
IHSG Terguncang 8% Usai MSCI Bekukan Rebalancing Indeks