Namun begitu, ada kabar baik dari Caspian Pipeline Consortium (CPC). Konsorsium yang mengoperasikan jalur pipa ekspor utama Kazakhstan itu menyatakan telah kembali beroperasi penuh di terminal Laut Hitam Rusia setelah pemeliharaan selesai.
Ketegangan Timur Tengah dan Bayangan Risiko Lain
Faktor geopolitik juga masih menghantui pasar. Sebuah kapal induk AS dan armada pendukungnya telah tiba di Timur Tengah. Kehadiran mereka memperluas kemampuan militer Washington di kawasan, yang berpotensi memicu ketegangan dengan Iran.
“Dengan pernyataan Trump pekan lalu bahwa AS memiliki 'armada' yang menuju ke Iran, ketegangan geopolitik meningkat, dan itu membuat harga minyak tetap stabil dalam jangka pendek,” jelas Razaqzada dari City Index.
Ketegangan antara Teheran dan Washington ini, ditambah belum adanya titik terang perdamaian Rusia-Ukraina, terus menekan harga minyak dari sisi sentimen.
Sementara itu, di tengah semua gejolak ini, OPEC diperkirakan akan bermain aman. Mereka kemungkinan besar akan mempertahankan kebijakan menunda peningkatan produksi untuk bulan Maret dalam pertemuan mendatang pada 1 Februari.
Artikel Terkait
BEI Siap Lepas Status Eksklusif, Targetkan Go Public 2026
Pemerintah Siapkan 100 Ribu Tempat Magang untuk Lulusan Baru di 2026
IHSG Anjlok 6,71% Usai MSCI Bekukan Perubahan Indeks
Emas Antam Melonjak Rp 52 Ribu, Pajak Pembeli Akhir Dihapus