Di tengah ruang konferensi Indonesia Fiscal Forum 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pesan yang gamblang. Ia mengajak para investor untuk tak goyah, untuk tetap percaya diri menanamkan modal di Indonesia. Menurutnya, prospek ekonomi nasional kita masih sangat kuat, kok.
Lalu, apa dasarnya? Purbaya menunjuk pada kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai salah satu indikator penting. Pergerakan saham, dalam pandangannya, adalah cerminan nyata dari arah perekonomian.
"Kalau Anda investor suka bermain di pasar saham, jangan takut walaupun kemarin turun pasti naik lagi," ujarnya dengan nada meyakinkan.
"Karena pada dasarnya IHSG adalah arah ekonomi kita."
Ia lalu bercerita pengalaman pribadi. Dulu, saat menyebut proyeksi IHSG bisa mencapai level 9.000, banyak yang meragukan bahkan menertawakannya. Nyatanya? Level itu sudah pernah ditembus. Hal serupa ia alami ketika menyebut IHSG berpotensi naik empat kali lipat dalam satu siklus 10 tahun.
"Kalau sekarang di 8.000-an ya 32.000 itu. Lebih diketawain juga," katanya, disambut riuh audiens.
"Tapi Anda boleh ngetawain, tapi jangan lupa investasi. Nanti nyesel."
Artikel Terkait
Wall Street Berdebar di Tengah Drama The Fed dan Laporan Emiten
Cincin Donat untuk Pejalan Kaki: MRT Jakarta Rancang Jembatan Melingkar di Dukuh Atas
Pertamina Usul Batasi Pembelian LPG 3 Kg Maksimal 10 Tabung per KK Mulai 2026
LPS Soroti Suku Bunga Simpanan yang Belum Turun Sesuai Sinyal Pasar