Targetnya Rp394 dan Rp418. Stoploss ketat di bawah Rp294.
Ada juga HRTA. Sahamnya naik tipis 0,43% ke Rp2.330. Meski tekanan jual masih ada, volumenya menurun dan koreksinya tertahan oleh MA20. Strateginya Buy on Weakness di kisaran Rp2.130-2.300.
Target price cukup menarik: Rp2.490 dan Rp2.720. Batas amannya di bawah Rp2.050.
Terakhir, TOBA. Saham ini menguat 1,2% ke Rp840 dan yang menarik, volume pembelian muncul. Penguatannya juga berhasil bertahan di atas MA20 dan MA60. Rekomendasinya sama, Buy on Weakness, tapi di range Rp745-795.
Targetnya lebih agresif: Rp925 dan Rp1.040. Stoploss disarankan di bawah Rp710.
Begitulah kira-kira potret pasar saham awal pekan ini. Semua mata kini tertuju pada pergerakan IHSG dan saham-saham pilihan tadi. Tunggu saja aksi selanjutnya.
Artikel Terkait
Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Bidik Bisnis Sewa Alat Tambang
Jalan Tol Bali Mandara Ditutup 32 Jam untuk Nyepi 2026
Elnusa Siapkan Empat Strategi Dukung Target Satu Juta Barel Minyak per Hari
Investor Asing Masih Melirik Manufaktur Indonesia, Fokus Beralih ke Industri Bernilai Tinggi