Pasar Tertegang Menunggu Trump Bicara di Davos, Netflix Ikut Warna-i Sentimen

- Rabu, 21 Januari 2026 | 22:15 WIB
Pasar Tertegang Menunggu Trump Bicara di Davos, Netflix Ikut Warna-i Sentimen

Wall Street bergerak tak menentu Rabu (21/1) waktu setempat, meski akhirnya ada sedikit penguatan. Semua mata tertuju ke Davos, tempat Presiden AS Donald Trump akan berpidato di forum ekonomi dunia. Pasar seperti menahan napas, menunggu arah kebijakan apa yang akan keluar dari mulutnya.

Di layar, pergerakan indeks beragam. Dow Jones Futures naik tipis 15 poin, sementara S&P 500 dan Nasdaq 100 juga catat kenaikan kecil. Angka-angka ini setidaknya memberi sedikit kelegaan, setelah pelemahan cukup dalam terjadi sehari sebelumnya. Sentimen saat itu benar-benar suram, digerus oleh ketegangan geopolitik dan ancaman perang dagang yang kembali mencuat.

Pemicu kekhawatiran itu berasal dari pernyataan Trump sendiri. Dia mengancam akan mengenakan tarif tambahan untuk beberapa negara Eropa, sebuah ancaman yang dikaitkan dengan tuntutannya atas Greenland. Ancaman itu masih menggantung, membuat suasana pasar tegang.

Namun begitu, pidato Trump di Davos pagi ini sedikit berbeda nuansanya. Ia lebih banyak menyoroti performa ekonomi AS yang menurutnya kuat, alih-alih langsung menyerang soal Greenland. Apakah ini pertanda baik?

Sayangnya, ketidakpastian belum sirna. Trump masih menyisakan ancaman tarif 10% untuk delapan negara Eropa. Bahkan, ia beri sinyal tarif bisa melonjak hingga 25% pada Juni nanti jika keinginannya tak dipenuhi. Pasar jelas tidak suka dengan ambiguitas semacam ini.


Halaman:

Komentar