Kalau lihat papan pergerakan saham hari Selasa (20/1/2026) kemarin, pasti nama IKAN menarik perhatian. Saham PT Era Mandiri Cemerlang Tbk itu nangkring di jajaran top gainers sesi pertama, ditutup menguat 8,9% ke level Rp159 per lembar. Tak cuma itu, nilai transaksinya juga gila-gilaan, tembus Rp79,77 miliar. Tapi sebenarnya, bisnis apa sih yang dijalankan emiten berkode IKAN ini?
Intinya, mereka bergerak di pengolahan dan perdagangan hasil perikanan. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2000 ini awalnya cuma fokus ekspor tuna segar. Namun seiring waktu, jangkauannya makin meluas.
Kini, IKAN punya empat pabrik produksi yang tersebar dari Jakarta, Aceh, Kupang, sampai ke Morotai. Ikan-ikan mentahnya didapat dari mitra nelayan di berbagai Tempat Pelelangan Ikan (TPI), seperti di Muara Baru, atau langsung dari pelabuhan pendaratan ikan di sepanjang Jawa hingga Maluku Utara. Untuk menjaga kualitas, kapal-kapal mitra mereka sudah dilengkapi mesin pembeku dan ruang pendingin.
Produk utamanya sekarang pun beragam. Mereka mengolah tuna, oilfish, kerapu, kakap merah, dan beberapa jenis ikan lainnya. Tak lupa juga cumi dan gurita. Semua hasil tangkapan ini diolah jadi produk bernilai tambah dibekukan dalam bentuk steak, fillet, atau cube, ada yang kulitnya sudah dibuang, ada juga yang masih menempel.
Hasil produksinya? Mayoritas diekspor. Pasar mereka cukup global, mencakup Amerika Serikat, beberapa negara Eropa seperti Jerman dan Portugal, hingga ke Asia seperti China, India, dan Timur Tengah.
Artikel Terkait
Harga CPO Melonjak 8% dalam Seminggu, Terbesar Sejak November 2024
Lonjakan Harga Minyak Global Gagal Dongkrak Sektor Energi di Tengah Amukan IHSG
Menkeu Tegaskan THR Karyawan Swasta Tetap Kena Pajak, Sarankan Protes ke Perusahaan
Emas Rebound di Akhir Pekan, Tapi Catat Penurunan Mingguan Pertama dalam Lima Pekan